Jakarta (tutur.co.id) – Babak playoff UEFA Europa League musim 2025/2026 resmi berakhir pada Jumat (27/2/2026) dini hari WIB. Sejumlah pertandingan berjalan ketat, bahkan beberapa harus ditentukan lewat perpanjangan waktu sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar.
Dengan rampungnya fase ini, komposisi tim yang melangkah ke fase gugur kini lengkap. Klub-klub dari berbagai liga elite Eropa bersiap melanjutkan perburuan tiket perempat final dalam persaingan yang semakin kompetitif.
Laga antara Nottingham Forest dan Fenerbahce menjadi salah satu duel paling menyita perhatian.
Forest datang dengan bekal kemenangan 3-0 pada leg pertama. Namun, situasi berubah ketika Fenerbahce mencetak dua gol cepat hingga menit ke-48 lewat Kerem Aktürkoğlu. Tekanan meningkat karena tuan rumah hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk menyamakan agregat.
Forest akhirnya meredakan ancaman melalui gol Callum Hudson-Odoi pada menit ke-68. Gol tersebut menjadi penentu langkah mereka ke babak 16 besar sekaligus mengakhiri momentum kebangkitan wakil Turki.
Wakil Italia, Bologna FC 1909, tampil konsisten. Kemenangan 1-0 di leg kedua melalui gol João Mário memastikan agregat 2-0 dan tiket ke fase selanjutnya.
Sementara itu, Lille OSC menunjukkan mentalitas tangguh. Setelah kalah 0-1 dari Red Star Belgrade pada leg pertama, Lille membalikkan keadaan lewat kemenangan 2-0 yang ditentukan di babak tambahan waktu.
Comeback tersebut menegaskan kesiapan Lille bersaing lebih jauh di kompetisi ini.
VfB Stuttgart juga memastikan tempat di 16 besar meski kalah 0-1 dari Celtic FC pada leg kedua. Keunggulan agregat 4-2 dari dua pertemuan menjadi penentu kelolosan klub Jerman tersebut.
Drama paling intens tersaji dalam pertandingan KRC Genk. Sempat tertinggal 1-3, Genk memaksakan perpanjangan waktu sebelum memastikan skor 3-3. Secara agregat, mereka unggul 6-4 dan berhak melaju ke fase berikutnya.
Daftar Lengkap 16 Besar Liga Europa 2025/2026
- Lyon
- Aston Villa
- Midtjylland
- Real Betis
- Porto
- Braga
- Freiburg
- AS Roma
- Lille
- Ferencvaros
- Stuttgart
- Panathinaikos
- Bologna
- Celta Vigo
- Nottingham Forest
- Genk
Hasil playoff menunjukkan bahwa keunggulan agregat bukan jaminan aman. Intensitas pertandingan dan daya juang tim menjadi faktor krusial dalam menentukan nasib di fase knockout.
Dengan komposisi 16 besar yang diisi kombinasi klub mapan dan kuda hitam, persaingan menuju trofi Liga Europa musim ini dipastikan berlangsung terbuka dan sulit diprediksi. (sas)

