Washington (tutur.co.id) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa perubahan rezim di Iran telah terjadi menyusul konflik yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 30 Maret 2026 waktu setempat, dalam keterangan kepada media saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One.
Trump mengatakan bahwa struktur kepemimpinan Iran saat ini telah berubah dan Amerika Serikat kini berhadapan dengan “kelompok yang benar-benar berbeda dan lebih profesional”.
Ia juga menyatakan ketidakpastian mengenai kondisi pemimpin Iran, Mojtaba Khamenei, dengan menyebut belum ada kabar terbaru dan kemungkinan berada dalam kondisi sangat buruk atau bahkan telah meninggal.
Sejumlah laporan media internasional menyebut Trump merujuk pada dampak serangan terhadap jajaran pimpinan Iran yang disebut telah melemahkan struktur kekuasaan sebelumnya. Situasi kepemimpinan di Iran saat ini masih belum sepenuhnya jelas di tengah konflik yang berlangsung. Belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait klaim perubahan kepemimpinan maupun kondisi Mojtaba Khamenei.
Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta berlangsungnya upaya diplomasi di sejumlah negara kawasan.

