Bandung (Tutur.co.id) – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan kondisi mental timnya tetap terjaga meski gagal meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/04/2026), Persib harus puas bermain imbang tanpa gol. Hasil tersebut membuat langkah Maung Bandung untuk meraih hattrick juara liga sedikit terhambat.
Meski masih memuncaki klasemen dengan 66 poin, posisi mereka kini hanya unggul head to head atas Borneo FC yang menempel ketat di peringkat kedua. Namun demikian, Hodak menegaskan bahwa situasi tersebut tidak mempengaruhi kepercayaan diri para pemain.
“Semua oke. Tidak ada masalah, kami sekarang masih nomor satu. Anak-anak tahu mereka harus fokus untuk pertandingan berikutnya dan mencoba untuk menang di setiap laga tersisa,” ujar Hodak di Bandung, Minggu (26/4/2026).
Pelatih asal Kroasia itu mengakui persaingan menuju gelar juara musim ini semakin ketat, mengingat perolehan poin Persib kini sejajar dengan Borneo FC.
“Ya, poin kami sekarang sama dengan Borneo dan masih tersisa lima pertandingan lagi. Mereka punya beberapa laga sulit, kami juga punya beberapa laga sulit, jadi bagi liga, bagi sepak bola di Indonesia, ini menarik,” katanya.
Persib pun mulai mengalihkan fokus ke laga berikutnya, yakni pertandingan tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-30. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).
Dalam persiapan tersebut, Persib harus berlatih tanpa gelandang andalan Eliano Reijnders yang tengah menjalani pemulihan akibat benturan. Meski begitu, Hodak memastikan kondisi pemainnya tidak mengkhawatirkan. Ia juga menjelaskan bahwa sesi latihan difokuskan pada pemulihan bagi pemain yang tampil sebagai starter, sementara pemain lain mendapatkan porsi latihan tambahan.
“Tetapi cederanya tidak ada yang serius. Kami sudah melakukan pemeriksaan, mungkin satu-dua hari lagi, dia akan kembali. Latihan hari ini pun masih sedikit pemulihan, pemain yang menjadi starter menjalani latihan recovery dan pemain yang tidak bermain mendapat latihan ekstra, semuanya baik,” kata Hodak.
Di balik hasil imbang melawan Arema, Hodak menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik dalam berbagai aspek permainan. Ia hanya menyoroti satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni penyelesaian akhir. Menurut Hodak, mencetak gol memang menjadi bagian tersulit dalam sepak bola.
“Fisik kami bagus, cara berlari, taktik kami juga bagus. Kami membuat 29 tembakan ke gawang tetapi yang kurang hanyalah gol. Jika Anda mencetak gol, tidak akan ada yang berkomentar negatif, semua orang pasti akan bilang itu pertandingan yang luar biasa,” kata dia menutup pernyataannya.

