Jakarta (tutur.co.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menorehkan prestasi internasional dalam pengelolaan sumber daya manusia dan transformasi talenta digital. BNI menjadi satu-satunya bank Himbara yang meraih penghargaan kategori Talent Insight Pioneer pada ajang LinkedIn Talent Awards 2025.
Selain itu, BNI juga masuk sebagai finalis pada kategori Best Employer Branding on LinkedIn dan AI Pioneer Learning Champion. Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5).
Sebelumnya, pada LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024, BNI juga berhasil meraih penghargaan Best Employer Brand untuk kategori perusahaan dengan jumlah pegawai di atas 10.000 orang.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi BNI dalam membangun strategi human capital yang adaptif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan bisnis masa depan.
“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat transformasi human capital melalui pendekatan digital berbasis data. Kami percaya bahwa pengelolaan talenta yang tepat akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Munadi berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Dalam beberapa tahun terakhir, BNI terus mengoptimalkan pemanfaatan platform digital berbasis AI untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan talenta. Pemanfaatan tersebut mencakup pemetaan kebutuhan kompetensi, strategi sourcing, hingga penguatan employer branding perusahaan.
Pendekatan tersebut memungkinkan BNI memahami dinamika pasar tenaga kerja dan tren keterampilan masa depan, sekaligus meningkatkan efektivitas proses rekrutmen serta engagement kandidat. Strategi ini turut memperkuat posisi BNI sebagai salah satu employer of choice di industri perbankan nasional.
BNI juga terus memperkuat budaya perusahaan melalui empat nilai utama, yakni profesionalisme, integritas, orientasi pelanggan, dan penyempurnaan tiada henti. Nilai tersebut diterjemahkan dalam enam semangat kerja atau 6 Karsa, seperti agility, growth mindset, kolaborasi, hingga excellence in execution.
Menurut Munadi, budaya kerja tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang future-ready dan mampu bersaing di era digital.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem pembelajaran dan pengembangan talenta yang agile, future-ready, serta mampu mendorong daya saing BNI di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.
BNI juga akan terus memperluas implementasi strategi human capital berbasis teknologi dan data analytics guna menciptakan organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan talenta berkelanjutan.

