Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»BEI Awasi Pergerakan Empat Saham yang Masuk Radar UMA, Investor Diminta Cermati Risiko

BEI Awasi Pergerakan Empat Saham yang Masuk Radar UMA, Investor Diminta Cermati Risiko

Market Gusti Tetiro12 Januari 2026 / 08:23 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan harga empat saham emiten yang terindikasi mengalami Unusual Market Activity (UMA) seiring lonjakan harga yang dinilai berada di luar pola kewajaran. Otoritas bursa menegaskan investor perlu bersikap lebih selektif dan memperhitungkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

BEI memantau secara ketat pergerakan saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), dan PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) yang masuk dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) pada perdagangan Senin (12/1/2026).

Manajemen BEI menyampaikan bahwa pengumuman UMA merupakan bentuk perlindungan investor dan tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Namun demikian, lonjakan harga yang signifikan dalam waktu relatif singkat menjadi dasar pengawasan lanjutan oleh otoritas bursa.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI dalam keterangan resminya, Senin (12/1/2026).

Secara rinci, saham KIJA tercatat melesat hingga 107% dalam satu bulan terakhir. Sementara itu, saham PBSA menguat 61,6%, saham KOCI melonjak 84,7%, dan saham MKAP naik 73,5% dalam periode yang sama. Kenaikan agresif tersebut terjadi tanpa diikuti keterbukaan informasi material yang secara langsung menjelaskan fundamental pendorong reli harga.

BEI menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencermati secara intensif pola transaksi dan dinamika perdagangan saham-saham tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memastikan perdagangan berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien, sekaligus meminimalkan potensi risiko bagi investor, khususnya investor ritel.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis BEI.

Baca Juga  IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

Seiring dengan pengumuman UMA, BEI mengimbau investor untuk mencermati jawaban emiten atas permintaan klarifikasi bursa, termasuk menelaah kinerja keuangan, prospek usaha, serta tingkat keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik. Investor juga diminta menilai kembali rencana aksi korporasi emiten, terutama apabila rencana tersebut belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dari perspektif investor, pengumuman UMA menjadi sinyal penting untuk melakukan risk assessment secara lebih mendalam. Lonjakan harga saham yang tidak ditopang fundamental berpotensi meningkatkan volatilitas dan risiko koreksi dalam jangka pendek, terutama apabila sentimen pasar berubah.

BEI menekankan bahwa keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Oleh karena itu, pertimbangan atas berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari, termasuk potensi fluktuasi harga yang tajam, menjadi faktor krusial sebelum melakukan transaksi pada saham-saham yang tengah berada dalam radar pengawasan bursa.

KIJA KOJI MKAP PBSA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Menguji Level 9.030, MNC Sekuritas: Cermati 4 Saham ini
Next Article Tujuh Mitos Decluttering yang Wajib Diketahui

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

7 Fakta Hantavirus yang Perlu Diketahui, Penyakit yang Sedang Ramai Dibahas

Galuh Parantri11 Mei 2026 / 12:50 WIB

Investasi Makin Diminati, Ini 5 Tips Agar Cuan Optimal dan Risiko Tetap Terkendali

19 Juli 2026 / 06:18 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.