Barcelona (Tutur.co.id) – Barcelona resmi memperkuat lini serangnya dengan mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United. Transfer pemain sayap tim nasional Inggris itu diumumkan klub pada Sabtu waktu setempat, menandai langkah penting Blaugrana dalam membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi musim 2026/2027.
Kehadiran Gordon menjadi bagian dari strategi Barcelona untuk menambah kedalaman serta variasi serangan. Pemain berusia 25 tahun tersebut dikenal memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan fleksibilitas bermain di beberapa posisi di lini depan.
Dalam pernyataan resminya, Barcelona menyambut kedatangan Gordon sebagai tambahan penting bagi proyek jangka panjang klub.
“FC Barcelona dan Newcastle United telah mencapai kesepakatan untuk transfer Anthony Gordon. Pemain akan menandatangani kontrak setelah menyelesaikan pemeriksaan medis,” demikian pernyataan Barcelona.
Meski detail nilai transfer tidak diungkapkan secara resmi, sejumlah laporan media Spanyol dan Inggris menyebut kesepakatan tersebut bernilai sekitar 75 juta euro, menjadikannya salah satu transfer terbesar Barcelona dalam beberapa musim terakhir.
Gordon bergabung setelah menjalani periode yang impresif bersama Newcastle. Sejak didatangkan dari Everton pada Januari 2023, ia berkembang menjadi salah satu pemain kunci The Magpies. Musim lalu, Gordon tampil konsisten dengan kontribusi gol dan assist yang membantu Newcastle bersaing di papan atas Liga Inggris serta kompetisi Eropa.
Kecepatan dan agresivitasnya dalam menyerang menjadi alasan utama Barcelona menjadikannya target transfer. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, disebut melihat Gordon sebagai pemain yang mampu memberikan dimensi berbeda dalam permainan tim.
Selain mampu bermain sebagai winger kiri, Gordon juga dapat ditempatkan di sisi kanan maupun sebagai penyerang pendukung. Fleksibilitas tersebut dinilai penting mengingat Barcelona akan menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa.
Kepindahan Gordon sekaligus mengakhiri kebersamaannya dengan Newcastle yang berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Selama membela klub asal Tyneside itu, ia berkembang menjadi salah satu pemain sayap paling berbahaya di Liga Inggris dan mendapatkan tempat reguler di tim nasional Inggris.

