Seattle (Tutur.co.id) Timnas Amerika Serikat akan menghadapi ujian besar saat berjumpa Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Laga ini menjadi kesempatan emas bagi tuan rumah untuk mengakhiri penantian panjang menuju perempat final Piala Dunia. Jika berhasil menyingkirkan Belgia, Amerika Serikat akan mencapai delapan besar untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.
Namun, tantangan yang dihadapi tidak mudah. Belgia datang dengan modal rekor pertemuan yang jauh lebih baik serta kepercayaan diri tinggi setelah melewati laga dramatis melawan Senegal.
Amerika Serikat Ingin Akhiri Kutukan Babak 16 Besar
Prestasi terbaik Amerika Serikat di Piala Dunia tercatat pada edisi perdana tahun 1930 ketika mereka finis di peringkat ketiga. Meski demikian, dalam era modern, pencapaian terbaik USMNT adalah menembus perempat final pada Piala Dunia 2002.
Sejak saat itu, langkah mereka selalu terhenti di babak 16 besar, termasuk pada edisi 2010, 2014, dan 2022. Kini, di bawah arahan Mauricio Pochettino, Amerika Serikat kembali memiliki peluang memutus tren negatif tersebut.
Perjalanan mereka menuju babak 16 besar cukup meyakinkan. Setelah finis sebagai juara Grup D dengan koleksi enam poin, Christian Pulisic dan kolega mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Jika mampu melewati Belgia, Amerika Serikat akan menghadapi pemenang duel akbar antara Portugal dan Spanyol di babak perempat final.
Belgia Bangkit Dramatis dan Datang dengan Rekor Superior
Belgia juga tiba di babak 16 besar dengan modal yang tidak kalah impresif.
Skuad asuhan Rudi Garcia lolos sebagai juara Grup G dengan raihan lima poin sebelum melewati pertandingan dramatis melawan Senegal pada babak 32 besar.
Sempat tertinggal 0-2 hingga lima menit terakhir pertandingan, Belgia menunjukkan mental luar biasa. Romelu Lukaku dan Youri Tielemans mencetak dua gol cepat untuk memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Pada menit ke-120, Tielemans kembali menjadi pahlawan lewat eksekusi penalti yang memastikan kemenangan 3-2 sekaligus membawa Setan Merah melaju ke babak 16 besar. Kebangkitan tersebut menjadi bukti bahwa Belgia tetap memiliki kualitas dan pengalaman untuk bersaing di level tertinggi.
Rekor Pertemuan Berpihak kepada Belgia
Secara statistik, Belgia jauh lebih unggul dibanding Amerika Serikat. Dari tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Belgia berhasil memenangkan enam pertandingan.
Satu-satunya kemenangan Amerika Serikat atas Belgia terjadi pada Piala Dunia 1930. Bahkan, pertemuan terakhir pada laga uji coba Maret 2026 berakhir dengan kemenangan telak Belgia 5-2. Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis bagi Kevin De Bruyne dan rekan-rekannya.
Meski demikian, Amerika Serikat memiliki keuntungan besar karena akan bermain di hadapan pendukung sendiri sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.
Balogun Dipastikan Bisa Bermain
Kabar baik datang untuk Amerika Serikat menjelang pertandingan penting ini. Striker utama Folarin Balogun, yang sebelumnya dijatuhi hukuman larangan bermain usai menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina, dipastikan dapat tampil.
FIFA memutuskan menangguhkan sanksi satu pertandingan terhadap Balogun sehingga penyerang yang telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026 itu tetap tersedia untuk Mauricio Pochettino.
Sementara itu, Mark McKenzie dan Cristian Roldan masih harus menjalani pemeriksaan kondisi kebugaran sebelum dipastikan masuk skuad. Christian Pulisic, Tyler Adams, Sergino Dest, dan Weston McKennie diprediksi tetap menjadi tulang punggung USMNT.
Belgia Masih Simpan Senjata dari Bangku Cadangan
Di kubu Belgia, bek muda Zeno Debast masih diragukan tampil karena belum pulih sepenuhnya dari cedera kaki yang membuatnya absen sepanjang turnamen.
Leandro Trossard dipastikan berada dalam kondisi fit setelah sempat mengalami masalah kebugaran. Sementara itu, Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku akan kembali menjadi motor serangan Belgia.
Menariknya, Romelu Lukaku diperkirakan kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Meski baru mencetak dua gol dalam empat penampilan di turnamen ini, penyerang berusia 33 tahun tersebut diprediksi akan kembali dimainkan pada babak kedua sebagai senjata untuk mengubah jalannya pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain
Amerika Serikat: Matt Freese; Alex Freeman, Chris Richards, Tim Ream, Antonee Robinson; Malik Tillman, Tyler Adams, Weston McKennie; Sergino Dest, Folarin Balogun, Christian Pulisic.
Belgia: Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Arthur Theate, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku; Charles De Ketelaere.
Prediksi Amerika Serikat vs Belgia
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit pertama. Belgia memiliki pengalaman, kualitas individu, dan rekor pertemuan yang lebih baik. Namun, Amerika Serikat tampil penuh percaya diri sepanjang turnamen dan mendapat keuntungan besar karena bermain di hadapan publik sendiri.
Kehadiran Balogun yang akhirnya bisa dimainkan juga menjadi suntikan kekuatan penting bagi lini depan USMNT. Dengan dukungan suporter di Seattle serta performa yang terus meningkat sepanjang turnamen, Amerika Serikat memiliki peluang untuk menciptakan kejutan.
Meski pertandingan diperkirakan berjalan hingga menit-menit akhir, bahkan berpotensi berlanjut ke babak tambahan waktu, tuan rumah dinilai sedikit lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke perempat final.
Prediksi skor: Amerika Serikat 2-1 Belgia.

