Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun di 2027, Ini Rinciannya
  • Portugal vs RD Kongo: Tim Bertabur Bintang Diuji Underdog Afrika
  • Menkeu ke Beijing Siapkan Sovereign Panda Bond, Perkuat Strategi Pembiayaan
  • BNPB Laporkan Gelombang Bencana di Wilayah Indonesia
  • Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG
  • Alasan Elza Syarief Lepas Sony: Takut Kedok Terbuka, Saya Dianggap Berbahaya
  • Alasan BBM Naik, Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun
  • Piala Dunia 2026: Nyanyian Messi Usai Cetak Hattrick Pertama, Samai Rekor Miroslav Klose
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Alasan Elza Syarief Lepas Sony: Takut Kedok Terbuka, Saya Dianggap Berbahaya

Alasan Elza Syarief Lepas Sony: Takut Kedok Terbuka, Saya Dianggap Berbahaya

Hukum Ahmad Nuryaman17 Juni 2026 / 13:42 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Elza Syarief, kuasa hukum Sony Sonjaya saat hadir di podcast Bang Don Zuper Opini. Foto: Tutur.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) –  Eks Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief membeberkan alasannya keluar dari tim kuasa hukum mantan Wakil Kepala BGN itu. Salah satunya adanya intrik dalam internal tim kuasa hukum Sony.

Ia menilai ada pihak yang merasa dirinya menjadi ancaman bagi Sony lantaran selama ini kerap hadir di ruang publik menyuarakan perkara ini.

“Saya merasa ada yang dibuka, ada yang dilindungi. Kemudian Krisna (kuasa hukum) bersama adik SS Kolonel Didin bagaimana cara selalu mempersulit saya dan saya tidak nyaman. Sepertinya mau saya tidak sebagai kuasanya karena takut terbuka kedoknya, mereka merasa saya berbahaya,” kata Elza kepada redaksi, Selasa 16 Juni 2026.

Oleh sebab itu ia bertekad mengurungkan niatnya membuka kasus ini secara terang, sebelum nantinya dicabut oleh pihak Sony.

“Saya melihat, mau supaya saya dicabut kuasanya. Sebelum saya dicabut, saya mundur aja. Sama aja dicabut atau mundur, yang penting saya bukan kuasanya lagi,” tegasnya.

Kepada redaksi, pengacara yang pernah membela Nazaruddin kasus korupsi wisma atlet itu menegaskan tidak pernah menerima uang sepeser pun dari Sony dan tidak pernah meminta. Ia mengaku ikhlas untuk membuka kasus ini agar terang benderang.

“Saya ikhlas untuk membuka kasus ini terang benderang. Mereka bilang saya keras dan sangat terbuka kepada publik,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Elza Syarief, resmi mundur dari posisinya sebagai pengacara terhitung sejak 15 Juni 2026. Pengunduran diri ini dipicu ketidakjujuran Sony dan perlakuan tidak nyaman dari sesama Tim Kuasa Hukum

“Sejak tanggal 15 Juni 2026 saya mundur sebagai kuasa pak Sony Sonjaya, karena dia tidak jujur dan saya diperlakukan oleh teman sendiri tidak nyaman,” tulisnya.

Baca Juga  Terungkap "Kode Merah" Jadi Sandi Transaksi Narkoba di B Fashion Hotel

Elza mengungkapkan bahwa Sony tidak jujur karena sebelumnya telah bersumpah menyatakan bersih tidak terlibat korupsi. Namun ia menerima informasi bahwa Sony menerima uang secara rutin dari tersangka Asep Yusuf Somantri. Hal ini membuat Elza mempertanyakan niat baik Sony untuk menjadi justice collaborator.

“Karena pak Sony tidak jujur dan sebelum bersumpah bersih, tapi info beberapa orang terutama Asep dia menerima uang dari Asep secara rutin, bagaimana mau JC?” pungkasnya.

BGN elza syarief kuasa hukum MBG Sony Sonjaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAlasan BBM Naik, Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun
Next Article Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

Berita Lainnya

Besok Hotel Sultan Bakal ‘Direbut Paksa’ Pemerintah, Tak Bisa Ditawar Lagi!

17 Juni 2026 / 11:54 WIB

Ray Rangkuti: Carut Marut BGN, Serahkan ke Profesional Bukan Lagi TNI dan Polri

17 Juni 2026 / 10:42 WIB

Boyamin: Rapat Tertutup BGN dan DPR Lindungi Oknum Dapur MBG

17 Juni 2026 / 09:02 WIB

Niko Kili Kili ke Sony Sonjaya: Korupsi Gak Usah Sok Suci

16 Juni 2026 / 17:48 WIB

Rapat Tertutup BGN dan Komisi IX Menambah Tensi Kecurigaan Masyarakat

16 Juni 2026 / 14:47 WIB

Skandal Korupsi MBG: Asep Somantri, Orang Kepercayaan Sony yang Punya 500 SPPG

16 Juni 2026 / 14:01 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bahlil Rapat dengan DPR dan Swasta Bahas Formulasi Harga BBM di Tengah Lonjakan Minyak

Gusti Tetiro06 April 2026 / 15:48 WIB

Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun di 2027, Ini Rinciannya

17 Juni 2026 / 15:22 WIB

Portugal vs RD Kongo: Tim Bertabur Bintang Diuji Underdog Afrika

17 Juni 2026 / 15:00 WIB

Menkeu ke Beijing Siapkan Sovereign Panda Bond, Perkuat Strategi Pembiayaan

17 Juni 2026 / 14:58 WIB

BNPB Laporkan Gelombang Bencana di Wilayah Indonesia

17 Juni 2026 / 14:28 WIB

Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

17 Juni 2026 / 13:58 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.