Jakarta (tutur.co.id) — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan anggaran itu diajukan untuk berbagai keperluan mulai dari pengadaan motor listrik hingga pembangunan rumah dinas.
Besaran pagu indikatif Polri 2027 yang ditetapkan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar RP118 triliun dianggap tidak mencukupi. Hal itu disampaikan Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 17 Juni 2026.
Wakapolri juga menyampaikan bahwa Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan kebutuhan anggaran Polri tahun 2027 kepada pemerintah melalui surat yang dikirim pada Februari 2026. Saat itu, kebutuhan anggaran diusulkan sebesar Rp178,6 triliun.
Angka itu kembali direvisi setelah dilakukan rasionalisasi dengan memperhitungkan kenaikan harga bahan bakar minyak serta perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sehingga perlu lagi ditingkatkan menjadi Rp184,1 triliun. Dengan kata lain, pagu indikatif sebesar Rp118 triliun Polri membutuhkan tambahan anggaran Rp66,1 triliun.
“Pagu indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 masih di bawah kebutuhan ideal anggaran yang diusulkan Polri,” kata Dedi dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI.
Wakapolri juga menjelaskan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun yang diajukan tersebut direncanakan untuk belanja modal yang mencapai Rp40,6 triliun. Anggaran itu antara lain akan digunakan untuk pengadaan kendaraan listrik bagi pelayanan masyarakat, kendaraan khusus Korps Brigade Mobil (Brimob), pembangunan markas kepolisian di berbagai wilayah, serta pembangunan rumah dinas anggota Polri.
Selain itu, anggaran juga akan dialokasikan untuk pengadaan peralatan khusus sebagai bagian dari persiapan pengamanan Pemilihan Umum 2029. “Kiranya hasil rapat kerja ini dapat mempertimbangkan penyesuaian maupun penambahan anggaran berdasarkan usulan kebutuhan anggaran,” pungkasnya.

