Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Ahok: Emang Kalau Kepala Daerah Dipilih DPRD Nggak Nyogok

Ahok: Emang Kalau Kepala Daerah Dipilih DPRD Nggak Nyogok

Daerah Deba Salamah02 Januari 2026 / 14:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD. (Foto: Adi P - Tutur)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD. (Foto: Adi P - Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ahok menyebut politik biaya mahal tidak tepat dijadikan alasan untuk mengganti pilkada langsung menjadi tidak langsung.

Menurut Ahok, pada zaman Orde Baru, Indonesia pernah menjalankan pemilihan kepala daerah yang dipilih oleh anggota DPRD.Hasilnya, rakyat hanya menjadi penonton dan tidak peduli terhadap pemilihan.

Pemilihan kepala daerah dengan cara dipilih oleh anggota DPRD,  menurut Ahok hanya akan mengakomodir kesepakatan antar ketua umum partai politik. Selain itu, pilkada langsung juga tidak lepas dari politik uang atau membutuhkan biaya yang besar.

“Emang yang jadi bupati, gubernur, tidak nyogok anggota Dewan? Makanya saya bilang keluarkanlah pembuktian terbalik harta pejabat. Disitu akan menyelesaikan banyak masalah. Tinggal buat saja peraturan,” kata Ahok usai acara Ngobras (Ngobrol Santai) bersama pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali, Jumat (2/1/2026).

Menurut Ahok, besarnya ongkos politik saat mengikuti pilkada bisa dihilangkan dengan cara menerapkan pembuktian terbalik. Pembuktian terbalik merupakan instrumen hukum yang dapat digunakan untuk membuktikan asal-muasal harta kekayaan yang diperoleh seseorang.

“Dengan cara seperti itu, saya kira kampanye akan menjadi murah. Orang akan berlomba-lomba berbuat baik, kalau saat ini orang cuma berlomba-lomba cari duit untuk berkuasa, atau berlomba-lomba menguasai lewat DPRD, kan Orde Baru sudah pernah ngalamin,” tutur Ahok kepada tutur.co.id.

Lebih jauh politisi PDI Perjuangan ini mengatakan tak yakin dapat mengalahkan kuatnya wacana pilkada tidak langsung. Jika tetap dipaksakan kembali menerapkan pemilihan kepala daerah lewat DPRD, Ahok menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat.

“Kalau dari sisi demokrasi partai politik, logikanya pasti kalah. Tinggal rakyat, terima atau nggak, kita harus percaya, kekuasaan Tuhan yang kasih, Tuhan juga yang ambil. Yang berkuasa pun jangan mengira kamu tidak dapat amanah dari Tuhan,” tegas Ahok.

Baca Juga  “Jalan Tengah” Pilkada: Dari Kotak Suara ke Ruang DPRD

Diberitakan sebelumnya, sejumlah partai politik telah menyatakan dukungan agar kepala daerah dipilih oleh DPRD, alih-alih dipilih langsung oleh rakyat. Partai-partai tersebut, antara lain, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasdem.

Pelaksanaan Pilkada yang dipilih langsung oleh rakyat dianggap membutuhkan biaya yang tinggi dan dihinggapi oleh banyaknya praktik politik uang. Sehingga para elit politik berpandangan bahwa Pilkada oleh DPRD dapat mengatasi dua masalah tadi.

 

Ahok Basuki Tjahaja Purnama DPRD Pilkada Langsung Politik Uang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGunung Semeru Erupsi di Awal Tahun, Kolom Abu Capai 900 Meter
Next Article KAI Daop Yogyakarta Layani Sejuta Lebih Penumpang Nataru

Berita Lainnya

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Tutur PoV: Jangan Rampas Hak Rakyat Karena Politik Kita Rusak

05 Juli 2026 / 09:27 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kritik Wasit dan Gestur Kontroversial, Raphinha Terancam Sanksi UEFA

Deba Salamah17 April 2026 / 01:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.