Jakarta (tutur.co.id)- Memasuki penghujung Ramadan, menjaga stamina selama berpuasa menjadi hal penting agar aktivitas tetap berjalan lancar. Selain cukup istirahat, pilihan menu sahur juga berperan besar dalam menjaga energi tubuh sepanjang hari.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pernah membagikan kebiasaan sederhana melalui akun Instagramnya, terkait menu sahur. Ia menyebut bahwa susu menjadi salah satu menu yang hampir selalu ia konsumsi saat sahur untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama berpuasa.
Menurut Budi, minum susu saat sahur merupakan cara praktis untuk menambah asupan gizi. Susu mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan tersebut membantu menjaga energi dan mendukung fungsi tubuh selama berpuasa seharian.
Meski demikian, susu tentu bukan satu-satunya menu yang disarankan. Sahur tetap perlu dilengkapi dengan makanan bergizi seimbang agar tubuh mendapatkan energi yang cukup.
Pertama, pastikan ada sumber protein dalam menu sahur. Protein dapat diperoleh dari telur, ayam, ikan, tahu, maupun tempe. Asupan protein membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung proses perbaikan sel-sel tubuh.
Kedua, pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, atau oatmeal. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap dan tubuh tidak cepat merasa lemas.
Ketiga, lengkapi dengan sayur dan buah. Sayur membantu memenuhi kebutuhan serat dan vitamin, sementara buah seperti pisang atau pepaya baik untuk menjaga pencernaan tetap lancar selama berpuasa.
Selain itu, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan. Minum air putih yang cukup saat sahur penting untuk membantu tubuh tetap terhidrasi hingga waktu berbuka.
Dengan kombinasi menu yang seimbang, termasuk mengonsumsi susu seperti yang dianjurkan Budi, sahur tidak perlu menjadi rumit. Yang terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup agar tetap sehat dan bertenaga sepanjang Anda sahumenjalani ibadah puasa.

