Jakarta (Tutur.co.id) – Mantan Menko Polhukam Mahfud Md bicara blak-blakan mengenai kemunduran demokrasi yang tengah terjadi saat ini. Menurut Mahfud, kemunduran demokrasi ini dapat dilihat dengan banyaknya pengambilan keputusan-keputusan yang mengesampingkan etika dalam berpolitik.
“Kemunduran demokrasi karena prosedur-prosedur demokrasi, proses-proses konstitusi itu dibiarkan begitu saja lewat pelanggaran kode etik. Melalui, maaf kalau menurut saya tidak tahu malu. Alasannya karena ini sudah keputusan bersama meski tidak pakai rasionalitas,” kata Mahfud MD kepada Tutur.
Menurut Mahfud, banyak keputusan-keputusan atau proses dalam pemilihan pejabat yang dibuat saat ini memang secara hukum memang tidak melanggar.
“Kalau dalam ilmu hukum disebut autokritik legalism, dimana hukum itu dibuat agar yang salah menjadi benar. Itu kan gaya orde baru jadi secara politik itu ditempuh secara sah tapi secara moral sangat tidak bertanggung jawab,” tegas Mahfud.
Menurut Mahfud MD, kondisi carut marut dalam bernegara dan berdemokrasi ini sangat jauh berbeda dengan kondisi awal-awal reformasi. Pada awal-awal reformasi, banyak produk-produk hukum yang bagus dilahirkan.
“Itulah yang menjadi indikasi kemunduran demokarsi atau kualitas bernegara. Awal reformasi, Hukum-hukum yang muncul dari tahun 1998 hingga 2007 2008 itu bagus-bagus, ebih dari 100 itu dan bagus. Tapi sesudah itu pelan-pelan turun, korupsi juga semakin banyak. Sekarang korupsi triliunan kayaknya jadi berita biasa saja,” kata Mahfud.
Dalam kesempatan itu, Mahfud juga membeberkan pengalamannya merasakan kepemimpinan beberapa presiden yang dianggapnya sangat beretika. Menurutnya, sosok Megawati dan SBY selama menjadi presiden sangat taat konstitusi dan tak pernah melakukan intervensi.
“Kita ini sebenarnya merindukan keseimbangan antar lembaga negara itu seperti dulu. Saya punya pengalaman, Bu Mega Pak SBY itu kalau konstitusi taat dan tidak pernah mempengaruhi hakim. Saya kan ketua MK pas Pak SBY, dia tak pernah manggil saya. Kalau ada keptusan MK paling telepon soal tafsiran keputusan MK agar tidak keliru,” terang Mahfud.
Mahfud MD juga banyak menyoroti berbagai hal termasuk terkait reformasi kepolisian. Nah buat Kawan Tutur yang ingin menyaksikan wawancara lengkap Mahfud MD tentang topik-topik menarik dapat menyaksikan acara podcast ZUPERTALK WITH DON yang akan tayang hari ini pukul 17.00 WIB.

