Yogyakarta (tutur.co.id) – KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat agar bersiap menghadapi momen krusial berburu tiket mudik Lebaran. Mulai 1 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, penjualan tiket kereta api untuk keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 resmi dibuka. Waktu dini hari ini menjadi penentu bagi calon pemudik yang ingin mengamankan jadwal perjalanan favorit.
Tanggal H-3 Lebaran diprediksi menjadi salah satu yang paling diminati. Selain mendekati puncak arus mudik, waktu tersebut juga bertepatan dengan hari libur Nasional Nyepi yang disambung dengan akhir pekan panjang. Kombinasi ini membuka peluang masa libur lebih lama, sekaligus meningkatkan potensi lonjakan permintaan tiket.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan waktu pemesanan. “Kami mengimbau masyarakat agar jangan sampai terlewat tengah malam nanti atau 1 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, karena peluang mendapatkan tiket H-3 Lebaran akan lebih besar,” ujarnya.
Menurut Feni, tanggal-tanggal favorit seperti H-3 Lebaran berpotensi cepat habis terjual. Karena itu, calon penumpang disarankan menyiapkan strategi sejak awal, mulai dari mencatat jadwal perjalanan, memastikan koneksi internet stabil, hingga rutin memeriksa ketersediaan tiket jika pemesanan awal belum berhasil.
KAI juga mengingatkan adanya peluang tiket kembali tersedia akibat pembatalan otomatis dari pelanggan yang tidak menyelesaikan pembayaran. Selain itu, fleksibilitas jadwal keberangkatan dan pemanfaatan fitur kereta persambungan melalui aplikasi Access by KAI dapat menjadi alternatif saat tiket rute langsung telah habis.
KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan pentingnya membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI dan mitra terpercaya guna menghindari penipuan. Dengan persiapan matang dan pemesanan tepat waktu, KAI berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

