Jakarta (tutur.co.id)- Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 akan segera bergulir. Pameran otomotif tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Menjelang pembukaannya, Dyandra Promosindo menegaskan kembali posisi IIMS sebagai barometer denyut industri otomotif nasional.
Tahun ini, skala IIMS diperluas. Area pameran bertambah, jumlah peserta meningkat, dan program yang ditawarkan kian beragam. Bagi penyelenggara, perluasan tersebut bukan sekadar soal ukuran, melainkan upaya menjawab perubahan selera pasar dan tantangan industri yang terus bergerak.
Momentum penyelenggaraan IIMS 2026 juga berdekatan dengan sejumlah hari besar, mulai dari Hari Kasih Sayang, perayaan Imlek, hingga mendekati Idul Fitri. Rangkaian momen ini diharapkan memberi ruang lebih luas bagi interaksi publik dengan produk dan inovasi otomotif.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menilai industri otomotif Indonesia masih memegang peran penting dalam menggerakkan perekonomian. Inovasi teknologi, peluncuran model baru, serta antusiasme masyarakat menjadi sinyal bahwa sektor ini tetap hidup di tengah tantangan.
“Optimisme terhadap sektor otomotif pada 2026 mendorong kami untuk terus menghadirkan IIMS sebagai ruang temu seluruh ekosistem otomotif,” kata Daswar dalam konferensi pers IIMS 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Menurut dia, meski 2026 bukan tahun yang mudah, justru pada masa seperti inilah kepercayaan industri perlu dijaga.
Karena itu, IIMS 2026 tidak semata diposisikan sebagai pameran. Ajang ini juga diproyeksikan sebagai bagian dari upaya menjaga harapan dan keberlanjutan industri otomotif nasional.
Project Manager IIMS 2026 Rudi MF menambahkan, penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih atraktif bagi pengunjung. Dengan area seluas 156.170 meter persegi, sejumlah program baru akan dihadirkan untuk memperkaya pengalaman pengunjung selama pameran berlangsung.

