Jakarta (tutur.co.id) – San Antonio Spurs berhasil mencuri kemenangan penting di kandang New York Knicks setelah menang tipis 115-112 pada Game 3 Final NBA 2026 di Madison Square Garden, Selasa (9/6/2026) WIB.
Hasil tersebut membuat Spurs memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dalam seri best of seven sekaligus menjaga peluang mereka untuk merebut gelar juara NBA musim ini.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Spurs karena diraih di tengah atmosfer luar biasa yang menyelimuti Madison Square Garden. Arena legendaris tersebut menjadi tuan rumah Final NBA untuk pertama kalinya dalam hampir tiga dekade.
Spurs sempat mengalami awal yang kurang meyakinkan setelah tertinggal 0-7 pada menit-menit awal pertandingan. Namun, Victor Wembanyama kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim.
Forward asal Prancis itu mencetak sembilan poin dalam lima menit pertama untuk membalikkan momentum pertandingan. Berkat kontribusinya, Spurs menutup kuarter pertama dengan keunggulan 33-22.
Dominasi tim tamu berlanjut pada kuarter kedua. Meski Knicks berusaha memangkas selisih angka melalui permainan cepat Jalen Brunson dan OG Anunoby, Spurs tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum dengan skor 64-57.
Memasuki babak kedua, Knicks mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka. Dukungan penuh publik New York membuat tuan rumah perlahan mengejar ketertinggalan.
Pada kuarter ketiga, Knicks bahkan sempat memangkas selisih menjadi satu poin. Namun Spurs mampu merespons dengan baik melalui permainan kolektif yang efektif.
Rotasi pemain yang lebih segar membuat Spurs kembali menjauh dan memasuki kuarter terakhir dengan keunggulan yang cukup aman.
Ketegangan memuncak pada menit-menit akhir ketika Knicks terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun pertahanan disiplin Spurs berhasil meredam setiap upaya tuan rumah hingga laga berakhir dengan skor 115-112.
Selain penampilan impresif Wembanyama, Spurs juga mendapatkan kontribusi besar dari pemain muda Stephon Castle.
Guard berusia 20 tahun tersebut tampil efektif sebagai pemain cadangan dengan mencetak 23 poin, enam rebound, dan empat assist. Kehadirannya memberikan energi tambahan saat Knicks mulai meningkatkan tekanan.
Sementara itu, Wembanyama kembali menjadi pemain paling menonjol dengan membukukan 32 poin, sembilan rebound, dan enam assist.
Di kubu Knicks, Jalen Brunson tampil produktif dengan 32 poin, sedangkan OG Anunoby menambahkan 28 poin. Namun performa keduanya belum cukup untuk menghindarkan Knicks dari kekalahan pertama mereka di Final NBA 2026.
Kemenangan di Game 3 membuat Spurs kembali memiliki momentum dalam perebutan gelar juara. Mereka kini hanya tertinggal satu kemenangan dari Knicks dan berpeluang menyamakan kedudukan saat Game 4 kembali digelar di Madison Square Garden.
Di sisi lain, Knicks tetap berada dalam posisi yang menguntungkan dengan keunggulan 2-1. Tim asal New York itu masih membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar NBA yang terakhir kali mereka raih pada 1973.
Dengan performa kedua tim yang semakin kompetitif, Final NBA 2026 diprediksi akan menghadirkan pertarungan yang semakin sengit pada laga-laga berikutnya. (sas)

