Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Ekonomi Hijau»Mari Elka Pangestu: Ekonomi Hijau Jadi Strategi Dorong Pertumbuhan 8%

Mari Elka Pangestu: Ekonomi Hijau Jadi Strategi Dorong Pertumbuhan 8%

Ekonomi Hijau Gusti Tetiro30 Januari 2026 / 05:27 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Hamparan pohon kelapa sawit terlihat dari udara dengan menggunakan helikopter Bell 207 di Kawasan Aceh Tamiang, Aceh. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz/16
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Perdagangan dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu menilai ekonomi hijau (green growth) dapat menjadi strategi pertumbuhan baru untuk membawa Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, termasuk ambisi pertumbuhan 8%.

Mari menegaskan, upaya mendorong ekonomi hijau tidak seharusnya dipandang sebagai beban biaya atau semata-mata kewajiban untuk memenuhi komitmen global terkait perubahan iklim. Sebaliknya, strategi tersebut justru berpotensi menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Ini bukan soal komitmen terhadap perubahan iklim semata, tetapi ini tentang pertumbuhan,” ujar Mari dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).

Menurut Mari, aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dapat membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga daya saing ekonomi nasional di tengah perubahan lanskap ekonomi global.

Keberlanjutan Jadi Syarat Akses Pasar Global

Mari menambahkan, isu keberlanjutan kini menjadi faktor penentu dalam rantai pasok global. Investor dan pelaku usaha internasional semakin menuntut standar keberlanjutan yang ketat, termasuk penggunaan energi bersih dan praktik pengelolaan lingkungan yang baik.

Tanpa pemenuhan standar tersebut, akses produk Indonesia ke pasar global dinilai akan semakin terbatas. “Keberlanjutan bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi prasyarat,” ujarnya.

Dari sisi sektoral, energi disebut sebagai kunci utama dalam strategi green growth. Transisi energi diyakini akan membuka peluang investasi baru sekaligus melahirkan industri-industri baru berbasis energi terbarukan.

Selain itu, Mari menekankan pentingnya perencanaan karbon di sektor industri untuk menghindari risiko kebijakan global, seperti carbon border adjustment mechanism (CBAM), yang berpotensi membebani ekspor Indonesia jika emisi tidak ditekan.

“Menangani mitigasi dan adaptasi bukan cost. Itu adalah investment yang bisa menghasilkan growth,” tegasnya.

Baca Juga  Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Masyarakat

Tantangan SDM dan Koordinasi Kebijakan

Meski demikian, Mari mengingatkan bahwa percepatan ekonomi hijau tidak hanya bergantung pada teknologi dan pendanaan. Kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan utama, mengingat sebagian besar tenaga kerja Indonesia dinilai belum siap mendukung akselerasi sektor energi terbarukan.

Karena itu, program re-skilling dan up-skilling untuk menciptakan green jobs menjadi kebutuhan mendesak agar strategi pertumbuhan hijau dapat berjalan efektif.

Selain sektor energi, Mari menyoroti potensi besar ekonomi hijau di sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan, baik melalui pengurangan emisi maupun peningkatan penyerapan karbon. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pasar karbon domestik yang kredibel dan selaras dengan standar internasional, tidak hanya berbasis hutan, tetapi juga mencakup potensi karbon di wilayah laut.

Adapun tantangan terbesar Indonesia, menurut Mari, justru terletak pada koordinasi kebijakan. Selama ini, berbagai sektor masih berjalan sendiri-sendiri tanpa peta jalan yang terintegrasi.

Ia menilai Indonesia membutuhkan strategi green growth nasional yang jelas, penetapan sektor prioritas, serta sinkronisasi antara perencanaan makro dan kebijakan sektoral.

“Perlu kebijakan yang konsisten. Tanpa itu, agak sulit kita merealisasi our green golden vision,” pungkas Mari.

Ekonomi hijau Indonesia Mari Elka Pangestu Pertumbuhan ekonomi 8% Transisi energi dan green growth
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 8.200–8.400, Pasar Cermati Aturan Free Float dan Isu MSCI
Next Article Harga Emas Antam Diprediksi Tembus Rp3,2 Juta per Gram, Siap Cetak Rekor Tertinggi Baru

Berita Lainnya

Pertamina Dukung Proyek PSEL Kertamantul, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

17 Juli 2026 / 13:15 WIB

Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo Hasilkan 958 Kilogram, Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indramayu

16 Juli 2026 / 19:27 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan TJSL IDEAS 2026, Perkuat Komitmen Keberlanjutan Maritim

13 Juli 2026 / 20:02 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Lestarikan Tenun Ikat dan Berdayakan Perempuan

08 Juli 2026 / 20:02 WIB

Tas Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Pertamina Bantu UMKM Naik Kelas

08 Juli 2026 / 18:56 WIB

Mengintip Desa Energi Berdikari Pertamina, Saat Energi Bersih Menumbuhkan Ekonomi Warga

07 Juli 2026 / 13:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Luis Enrique Puji Daya Juang PSG Usai Tumbangkan Bayern

Deba Salamah30 April 2026 / 03:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.