Jakarta (tutur.co.id)- Kesigapan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama BNI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Dalam forum tersebut, Nurdin menilai manajemen BNI menunjukkan komunikasi yang terbuka dan responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasabah. Salah satu contoh yang disorot adalah penanganan kasus nasabah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yang dinilai telah ditangani dengan baik.
“Direktur Utama BNI komunikatif, dan fungsi komunikasi perusahaannya juga sangat responsif. Persoalan nasabah di Pinrang sudah selesai,” ujar Nurdin.
Disebut, kepemimpinan yang komunikatif serta peran fungsi komunikasi korporasi yang sigap menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik dan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
Meski memberikan apresiasi, Nurdin mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan mitra kerja, khususnya terkait penggunaan tenaga alih daya. Penguatan tata kelola dinilai perlu dilakukan agar persoalan dari pihak vendor tidak berdampak pada reputasi BNI.
Apresiasi dari DPR RI tersebut menegaskan konsistensi BNI dalam membangun hubungan yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan. Pendekatan yang responsif terhadap aspirasi publik sejalan dengan komitmen BNI dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta menjaga kepercayaan masyarakat.

