Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Diprediksi Konsolidasi di Rentang 8.850–9.100

IHSG Diprediksi Konsolidasi di Rentang 8.850–9.100

Market Gusti Tetiro27 Januari 2026 / 07:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak konsolidatif pada perdagangan Selasa (27/1/2026), setelah mengakhiri sesi sebelumnya di zona hijau namun diiringi sinyal teknikal yang masih rapuh.

Pada perdagangan Senin (26/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,27% ke level 8.975,3, setelah sempat bergerak fluktuatif dua arah. Penguatan indeks ditopang oleh sektor barang baku, sejalan dengan kenaikan harga komoditas global.

Sebaliknya, sektor energi mencatatkan koreksi terdalam. Pelemahan ini terutama dipicu oleh tekanan pada saham-saham batu bara seperti BUMI, PTRO, dan DEWA, yang diduga berkaitan dengan sikap wait and see pelaku pasar menjelang pengumuman metodologi perhitungan free-float saham Indonesia oleh MSCI.

Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase konsolidasi. Indikator Stochastic RSI memang sudah berada di area oversold, namun belum mengonfirmasi adanya pembalikan arah.

“Di sisi lain, histogram negatif pada MACD justru melebar. Dengan demikian, IHSG diperkirakan masih bergerak konsolidatif di kisaran 8.850–9.100,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/1/2026).

Rupiah Menguat, Emas Cetak Level Tertinggi Baru

Dari pasar valuta asing, rupiah di pasar spot ditutup menguat ke level Rp16.782 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS, seiring sikap pelaku pasar yang menanti hasil pertemuan The Federal Reserve pekan ini, serta meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dengan sejumlah negara.

Sementara itu, harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi baru dan mendekati level US$5.100 per troy ons. Kenaikan emas didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian politik dan perdagangan global.

Bursa Asia Variatif, Geopolitik Membayangi

Indeks saham di kawasan Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Senin, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan isu perdagangan internasional. Kanada menyatakan tidak berniat mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% jika Kanada menandatangani kesepakatan dagang dengan Beijing.

Baca Juga  IHSG Berpeluang Uji Level 8.200, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penopang

Di Asia Timur, Perdana Menteri Jepang juga memberikan sinyal akan mengambil langkah terhadap aktivitas perdagangan spekulatif yang dinilai memperparah fluktuasi pasar.

Rekomendasi Saham

Untuk perdagangan Selasa (27/1/2026), Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham PGEO, ERAA, JSMR, AKRA, dan MEDC sebagai pilihan trading jangka pendek, dengan tetap mencermati dinamika global dan pergerakan teknikal IHSG.

AKRA ERAA JSMR MEDC PGEO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHarga Emas Antam Berpeluang Lanjutkan Reli, Analis Bidik Level Rp3,09 Juta per Gram
Next Article Lima Lokasi SIM Keliling Jakarta 27 Januari 2026

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia

Deba Salamah09 Juni 2026 / 23:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.