Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam
  • Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk BGN Benahi Tata Kelola MBG
  • Presiden Paksa Semua Kementerian Dukung BGN Sukseskan MBG
  • Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!
  • BGN Evaluasi Pelaksanaan Program MBG, Kaji Pelibatan Kantin Sekolah
  • Diperiksa KPK 9 Jam, Bobby: Sudah Sampaikan Semua ke Penyidik
  • Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo Hasilkan 958 Kilogram, Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir Indramayu
  • Dokter Tifa: Ganjar dan Anies Hadir Dies Natalis UGM, Jokowi Tak Pernah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

Internasional Toto Pribadi16 Juli 2026 / 22:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Iran serang Kuwait dan Bahrain
Kuwait dan Bahrain sibuk menangkal serangan drone dan rudal Iran (Foto: Tutur/Brecoder)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (tutur.co.id) – Kesepakatan damai yang baru seumur jagung mendadak runtuh menjadi abu. Wilayah udara Timur Tengah kembali mencekam setelah militer Kuwait dan Bahrain secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka sedang menghadapi gelombang serangan udara baru dari Iran.

Serangan mematikan ini meletus di tengah eskalasi yang kian tak terkendali antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang saling hantam demi merebut kendali penuh atas Selat Hormuz, jalur nadi minyak dunia.

Dilansir dari AFP, Kamis 16 Juli 2026, militer Kuwait mengonfirmasi bahwa mereka tengah mengerahkan seluruh kekuatan untuk merespons serangan drone gaya baru dan langsung menunjuk Iran sebagai biang keladi agresi ini. Suasana mencekam terjadi beberapa saat setelah suara ledakan dahsyat terdengar hingga ke dekat Kota Kuwait.

Tak hanya Kuwait, Bahrain juga mengalami nasib serupa. Sirene tanda bahaya meraung-raung memecah keheningan Kota Manama, ibu kota Bahrain. Pertahanan udara kedua negara Teluk tersebut dipaksa bekerja super keras demi merontokkan rudal dan drone yang datang bertubi-tubi.

Pihak Teheran dengan lantang menyatakan bahwa mereka sengaja membidik titik-titik krusial, di antaranya pangkalan Udara Ali al-Salem (Kuwait) dengan menargetkan sistem radar, sistem pertahanan udara, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar. Begitu juga dengan Pangkalan Udara Sheikh Isa (Bahrain) yang menargetkan instalasi militer milik AS.

Meski Iran berdalih hanya menyerang aset militer AS, Kuwait dan Bahrain meradang. Kedua negara sekutu Washington ini menuduh balik Republik Islam tersebut secara sengaja menargetkan situs-situs sipil yang membahayakan populasi masyarakat mereka.

Pertempuran berdarah ini seolah menghapus harapan perdamaian dari kesepakatan gencatan senjata 60 hari yang ditandatangani pada bulan Juni lalu. Alih-alih menuju perdamaian permanen dan pembukaan kembali Selat Hormuz, kawasan ini justru terperosok ke dalam konflik yang jauh lebih mengerikan sejak permusuhan pecah kembali pada 7 Juli.

Baca Juga  Netanyahu Instruksikan Serangan Besar-besaran dalam 24 Jam ke Depan

Dipicu oleh aksi Iran yang mulai menargetkan kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz kini genderang perang telah ditabuh dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dunia kini menahan napas, menanti apakah konflik ini akan meledak menjadi Perang Teluk jilid baru yang siap mengguncang ekonomi global.

bahrain headline kawasan teluk Kuwait Perang Iran Perang Iran Israel AS
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePresiden Beri Waktu Satu Bulan untuk BGN Benahi Tata Kelola MBG

Berita Lainnya

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Diperiksa KPK 9 Jam, Bobby: Sudah Sampaikan Semua ke Penyidik

16 Juli 2026 / 20:06 WIB

S&P: Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN dan Dongkrak Penerimaan Negara

16 Juli 2026 / 17:42 WIB

Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026, Pertama dalam Satu Dekade

16 Juli 2026 / 16:50 WIB

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung Besok

16 Juli 2026 / 15:50 WIB

Menkop Bicara Soal Besaran Gaji Pegawai Koperasi Merah Putih

16 Juli 2026 / 15:30 WIB
Form Komentar Cancel Reply

4 Bank BUMN Cetak Laba Rp37,1 Triliun di Kuartal I 2026, Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia Dominan

Gusti Tetiro01 Mei 2026 / 16:08 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk BGN Benahi Tata Kelola MBG

16 Juli 2026 / 22:51 WIB

Presiden Paksa Semua Kementerian Dukung BGN Sukseskan MBG

16 Juli 2026 / 22:48 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

BGN Evaluasi Pelaksanaan Program MBG, Kaji Pelibatan Kantin Sekolah

16 Juli 2026 / 22:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.