Jakarta (tutur.co.id)- PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga keandalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan memberikan tindakan tegas terhadap sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima redaksi Tutur, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kualitas layanan distribusi BBM kepada masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan perusahaan tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keandalan distribusi energi.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Kitty.
Pertamina Patra Niaga memastikan penindakan terhadap oknum sopir tersebut tidak berdampak pada operasional distribusi BBM. Perusahaan telah menyiapkan langkah-langkah agar penyaluran energi tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Saat ini, distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah Medan dan sekitarnya telah kembali berjalan normal. Selain itu, stok BBM juga dipastikan berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan.
Pertamina Patra Niaga menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan disiplin sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi BBM berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan.

