Jakarta (tutur.co.id)- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Singapore Economic Development Board (EDB) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Cooperation on Digital Infrastructure sebagai bagian dari rangkaian kerja sama yang diumumkan dalam agenda Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama Managing Director Singapore Economic Development Board Jermaine Loy di Jakarta, Senin (6/7).
Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi business-to-business (B2B) yang mencerminkan eratnya kemitraan Indonesia dan Singapura dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital regional yang berkelanjutan. MoU ini juga mendukung berbagai inisiatif strategis kedua negara, khususnya di bidang pengembangan ekonomi digital, infrastruktur berkelanjutan, serta transisi energi.
Melalui kesepakatan tersebut, TelkomGroup dan EDB akan menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon untuk mendukung ekosistem teknologi regional. Infrastruktur ini dirancang memanfaatkan pasokan listrik rendah karbon lintas negara sehingga diharapkan mampu mempercepat transisi energi di kawasan sekaligus memperkuat daya saing ekonomi digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai infrastruktur digital regional. Menurutnya, masa depan ekonomi digital membutuhkan sinergi lintas negara yang mampu mengintegrasikan konektivitas, infrastruktur digital, dan energi bersih secara berkelanjutan sehingga memberikan nilai tambah bagi kedua negara.
Sementara itu, Managing Director Danantara Investment Management Stefanus Ade Hadiwidjaja menilai integrasi antara infrastruktur digital, energi hijau, dan kerja sama regional akan menghasilkan proyek yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Senada, Managing Director Business 2 Danantara Asset Management Setyanto Hantoro menyebut kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana aset dan kapabilitas BUMN dapat diorkestrasi menjadi platform bisnis yang berdaya saing global dan membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menambahkan, pengembangan koridor digital Indonesia–Singapura memerlukan penyelarasan berbagai kepentingan strategis, mulai dari infrastruktur digital, energi hijau, hingga kolaborasi antarpemangku kepentingan. Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan hasil perencanaan jangka panjang untuk menghadirkan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima redaksi Tutur, penandatanganan MoU turut dihadiri CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Managing Director Singapore Economic Development Board Jermaine Loy, Director Southeast Asia and Oceania Ministry of Trade and Industry Singapore Yoke Hui Wong, serta Regional Director Economic Development Board Xin Miao Yong. Ke depan, Telkom menyatakan akan terus memperluas kolaborasi bersama pemerintah, mitra global, dan pelaku industri guna mempercepat pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

