Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Jurus Potong Anggaran ala Menkeu Purbaya, Biar Patuh!
  • Suntikan Rp400 Triliun untuk Himbara: Strategi Likuiditas atau Jaga-Jaga Ekonomi?
  • Bareskrim Beberkan Peran 4 WNI di Balik Kasus Judi Online Hayam Wuruk
  • Selandia Baru vs Belgia: Pengalaman Diuji Semangat Pantang Menyerah
  • KPK Awasi Gerak-gerik Gus Yaqut Selama Dirawat di RS Polri
  • Kasus Imipas Silmy Karim, KPK Dalami Dugaan Pemerasan Kanim Ngurah Rai dan Denpasar
  • Panda Bond: Menkeu Purbaya Sebut Rating S&P-Moody’s Tak Dianggap Penting Bagi Investor China
  • Latsarmil Koperasi Desa Merah Putih Kembali Menelan Korban Jiwa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Jurus Potong Anggaran ala Menkeu Purbaya, Biar Patuh!

Jurus Potong Anggaran ala Menkeu Purbaya, Biar Patuh!

Makro Toto Pribadi26 Juni 2026 / 22:20 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pemerintah tampaknya mulai kehabisan kesabaran menghadapi birokrasi yang gemar memperumit izin investasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung memasang kuda-kuda dengan ancaman potong anggaran bagi instansi pusat maupun daerah yang nekat menyumbat arus modal masuk.

“Jika ada pemerintah daerah atau kementerian yang menyimpang dari keputusan Satgas Debottlenecking, saya akan memangkas anggaran mereka,” kata Purbaya dengan nada tinggi di hadapan para pengusaha asal Korea Selatan yang tergabung dalam KOCHAM Indonesia, Jumat 26 Juni 2026.

Ancaman keras ini bukan gertakan sambal biasa. Purbaya menegaskan, gerak-gerik Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking, tim khusus pengurai sumbatan regulasi, kini juga telah dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Artinya, titah satgas ini bersifat final dan mengikat. Suka tidak suka, birokrat di lapangan wajib patuh.

Selama ini, keluhan investor asing yang menanam modal di Indonesia polanya nyaris serupa. Regulasi yang tumpang tindih serta eksekusi operasional yang dinilai sangat lambat di daerah.

Lewat satgas ini, pemerintah menjanjikan jalur pintas untuk mengadu. Tim ini bahkan menggelar ritual rapat mingguan demi memastikan laporan yang masuk tak sekadar menumpuk di meja kerja.

“Mekanisme ini terbuka untuk semua pihak. Jika masih ada hambatan dan belum dilaporkan, maka kesempatan ini belum dimanfaatkan optimal,” kata Purbaya, mencoba meyakinkan para bos perusahaan Negeri Gingseng tersebut.

Di tengah ketidakpastian global, Indonesia memang sedang agresif bersolek menarik minat pemodal. Purbaya mengklaim fundamental ekonomi domestik masih cukup seksi untuk diabaikan, dengan angka pertumbuhan ekonomi bertengger di level 5,61 persen ditambah stabilitas makro yang terjaga.

Namun, angka di atas kertas jelas tak cukup tanpa jaminan kepastian hukum di lapangan. Kini, bola panas ada di tangan kementerian dan pemerintah daerah: mau melonggarkan sumbatan investasi, atau merelakan dompet anggarannya dikempit oleh Lapangan Banteng.

Baca Juga  Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking 3 Perusahaan Bermasalah
headline Investasi investasi asing Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pilihan editor satgas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSuntikan Rp400 Triliun untuk Himbara: Strategi Likuiditas atau Jaga-Jaga Ekonomi?

Berita Lainnya

Suntikan Rp400 Triliun untuk Himbara: Strategi Likuiditas atau Jaga-Jaga Ekonomi?

26 Juni 2026 / 21:54 WIB

Panda Bond: Menkeu Purbaya Sebut Rating S&P-Moody’s Tak Dianggap Penting Bagi Investor China

26 Juni 2026 / 19:44 WIB

Latsarmil Koperasi Desa Merah Putih Kembali Menelan Korban Jiwa

26 Juni 2026 / 19:17 WIB

Mesir vs Iran: Saat Tembok Persia Diterjang Badai Serangan Sang Firaun

26 Juni 2026 / 18:00 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi Pimpin Satgas PHK, Ini Tugas Beratnya!

26 Juni 2026 / 16:41 WIB

Maling Rp125 Ribu Dituntut 4 Tahun, Suap Pejabat Rp91 Miliar Hanya 3 Tahun

26 Juni 2026 / 15:28 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kabar Gembira, Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik

Toto Pribadi28 April 2026 / 16:07 WIB

Jurus Potong Anggaran ala Menkeu Purbaya, Biar Patuh!

26 Juni 2026 / 22:20 WIB

Suntikan Rp400 Triliun untuk Himbara: Strategi Likuiditas atau Jaga-Jaga Ekonomi?

26 Juni 2026 / 21:54 WIB

Bareskrim Beberkan Peran 4 WNI di Balik Kasus Judi Online Hayam Wuruk

26 Juni 2026 / 21:37 WIB

Selandia Baru vs Belgia: Pengalaman Diuji Semangat Pantang Menyerah

26 Juni 2026 / 21:00 WIB

KPK Awasi Gerak-gerik Gus Yaqut Selama Dirawat di RS Polri

26 Juni 2026 / 20:57 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.