Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bantah Sony Sonjaya Pelaku Utama, Kuasa Hukum Ungkap Sosok Dalang Sebenarnya
  • Ekuador vs Jerman: Misi Nyaris Mustahil Tahan Gempuran De Panzer
  • Dua Kali Tertinggal dari Haiti, Maroko Mengamuk dan Segel Tiket 32 Besar
  • Bosnia Menolak Pulang! Libas Qatar 3-1, Asa Lolos 32 Besar Masih Menyala
  • Mimpi Jadi Manajer Koperasi Merah Putih Justru Pulang dalam Peti Mati
  • Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK, Bogkar 41 Nama Besar Korupsi MBG
  • Vinicius Jr dan Cunha Mengantar Brasil Lolos 32 Besar Sebagai Juara Grup
  • Jadwal MotoGP Assen 2026: Ketika Marc Marquez Mengejar Momentum dan Bezzecchi Menjaga Takhta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»OJK: Status Emerging Market dari MSCI Bukti Kepercayaan Global terhadap Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: Status Emerging Market dari MSCI Bukti Kepercayaan Global terhadap Reformasi Pasar Modal Indonesia

Market Gusti Tetiro25 Juni 2026 / 08:59 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi usai sidak Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Youtube)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai keputusan penyedia indeks global MSCI yang mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market menjadi sinyal positif atas kepercayaan investor internasional terhadap ketahanan ekonomi nasional dan agenda reformasi pasar modal yang tengah dijalankan pemerintah serta regulator.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan hasil MSCI 2026 Market Classification Review menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia tetap memiliki daya tarik di mata investor global, di tengah berbagai tantangan ekonomi dan ketidakpastian pasar keuangan internasional.

“Penilaian MSCI mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional, stabilitas sektor jasa keuangan, serta reformasi yang terus dilakukan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia,” ujar Friderica dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).

Menurut dia, OJK juga mencermati apresiasi MSCI terhadap berbagai langkah reformasi yang telah ditempuh otoritas pasar modal Indonesia selama beberapa bulan terakhir. Meski demikian, sejumlah aspek yang masih menjadi perhatian MSCI akan dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Adapun sejumlah area yang masih menjadi perhatian merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan akan terus kami tindak lanjuti bersama seluruh stakeholders,” katanya.

Senada, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menilai keputusan MSCI mempertahankan Indonesia dalam kelompok Emerging Market merupakan pengakuan terhadap arah reformasi pasar modal yang telah dijalankan sejak awal 2026.

Menurut Hasan, MSCI tidak hanya mempertahankan klasifikasi Indonesia, tetapi juga mengakui sejumlah langkah perbaikan yang dilakukan regulator dan infrastruktur pasar modal domestik dalam meningkatkan kualitas aksesibilitas dan transparansi pasar.

Baca Juga  Tekanan Moody’s Menguji Pasar Obligasi, Pemerintah Didesak Pulihkan Kepercayaan Fiskal

“MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, tetapi juga memberikan pengakuan bahwa berbagai langkah reformasi yang telah dan sedang kita jalankan berada pada arah yang tepat. Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian market accessibility Indonesia yang tetap terjaga dengan baik,” ujar Hasan.

Dia menambahkan, pengakuan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat fondasi pasar modal nasional, terutama dalam aspek transparansi, integritas, tata kelola, dan kepercayaan investor.

Meski demikian, Hasan mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan guna meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global. Karena itu, OJK akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan penyedia indeks global, investor institusional internasional, serta pelaku pasar domestik.

“Kami berkomitmen memperkuat engagement dengan global index providers, investor global, dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kredibilitas, integritas, dan investability pasar modal Indonesia,” katanya.

Hasan menegaskan bahwa dipertahankannya status Emerging Market bukanlah tujuan akhir. Fokus utama regulator saat ini adalah memastikan implementasi reformasi berjalan konsisten dan efektif guna menjawab berbagai masukan yang disampaikan investor global.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta investasi global sekaligus meningkatkan relevansi pasar modal domestik di tengah persaingan antarnegara berkembang.

“Kami akan terus mengakselerasi agenda reformasi pasar modal dengan dukungan koordinasi yang erat bersama seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kredibilitas dan integritas pasar modal nasional,” ujarnya.

Hasan optimistis prospek pasar modal Indonesia tetap menjanjikan. Optimisme itu ditopang oleh fundamental ekonomi yang relatif kuat, pertumbuhan jumlah investor domestik yang terus meningkat, valuasi saham yang kompetitif, serta kinerja emiten yang secara umum masih positif.

Baca Juga  IHSG Cenderung Mixed, Analis Ungkap Saham Pilihan di Tengah Peluang Koreksi

“Kami meyakini pasar modal Indonesia masih sangat prospektif dan menarik, baik bagi investor domestik maupun global. Fundamental ekonomi tetap terjaga, basis investor terus bertumbuh, valuasi pasar kompetitif, dan kinerja emiten masih cukup solid,” katanya.

Dalam pengumuman MSCI 2026 Market Classification Review yang dirilis Rabu (24/6/2026), Indonesia memang tetap dipertahankan dalam kelompok Emerging Market. Namun, MSCI menyatakan akan terus memantau implementasi reformasi pasar modal Indonesia hingga November 2026, terutama terkait transparansi kepemilikan saham, penentuan free float, serta kualitas pembentukan harga di pasar.

MSCI menegaskan bahwa apabila kemajuan yang memadai belum terlihat pada saat tinjauan indeks berikutnya pada November 2026, lembaga tersebut dapat mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk membuka konsultasi terkait kemungkinan reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Meski demikian, dalam laporan Global Market Accessibility Review 2026 yang dirilis sebelumnya, MSCI menempatkan tingkat aksesibilitas pasar Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di antara negara-negara Emerging Market di kawasan Asia Pasifik. Penilaian tersebut menjadi indikator bahwa fondasi pasar modal Indonesia secara umum masih dinilai kompetitif dan relevan bagi investor global.

emerging market headline MSCI OJK pasar modal indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan SIM Keliling 25 Juni 2026
Next Article Total 3 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsar Militer

Berita Lainnya

Dua Kali Tertinggal dari Haiti, Maroko Mengamuk dan Segel Tiket 32 Besar

25 Juni 2026 / 10:45 WIB

Mimpi Jadi Manajer Koperasi Merah Putih Justru Pulang dalam Peti Mati

25 Juni 2026 / 10:21 WIB

Pantai Gading vs Curacao: Tak Selamanya Momen Indah Bisa Diulang

25 Juni 2026 / 08:30 WIB

IHSG Anjlok 3,56%, Akankah Technical Rebound atau Lanjut Uji Support 5.750?

25 Juni 2026 / 08:00 WIB

Analis: Sentimen Hawkish The Fed hingga Arus Keluar Asing Masih Membayangi IHSG

25 Juni 2026 / 07:00 WIB

Setelah Ambrol 3,5%, IHSG Dibayangi Uji Support 5.750 di Tengah Ketidakpastian MSCI

25 Juni 2026 / 06:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Layanan SIM Keliling 8 Mei 2026

Galuh Parantri08 Mei 2026 / 08:16 WIB

Bantah Sony Sonjaya Pelaku Utama, Kuasa Hukum Ungkap Sosok Dalang Sebenarnya

25 Juni 2026 / 12:03 WIB

Ekuador vs Jerman: Misi Nyaris Mustahil Tahan Gempuran De Panzer

25 Juni 2026 / 11:00 WIB

Dua Kali Tertinggal dari Haiti, Maroko Mengamuk dan Segel Tiket 32 Besar

25 Juni 2026 / 10:45 WIB

Bosnia Menolak Pulang! Libas Qatar 3-1, Asa Lolos 32 Besar Masih Menyala

25 Juni 2026 / 10:30 WIB

Mimpi Jadi Manajer Koperasi Merah Putih Justru Pulang dalam Peti Mati

25 Juni 2026 / 10:21 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.