Toronto (Tutur.co.id) – Timnas Kroasia berhasil meraih kemenangan penting 1-0 atas Panama pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Rabu (24/6/2026) pagi WIB. Gol tunggal Ante Budimir pada babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Kemenangan ini menjaga peluang Vatreni untuk lolos ke babak 32 besar sekaligus menjadi tiga poin pertama mereka di Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat Kroasia naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup L dan tetap berada dalam persaingan menuju fase gugur.
Situasi semakin menguntungkan bagi Kroasia setelah Inggris dan Ghana bermain imbang tanpa gol beberapa jam sebelumnya. Hasil tersebut membuat persaingan di Grup L masih terbuka hingga laga terakhir.
Laga Bersejarah untuk Luka Modric
Pertandingan melawan Panama juga menjadi momen spesial bagi kapten Kroasia, Luka Modric. Gelandang veteran berusia 40 tahun itu mencatatkan penampilan ke-200 bersama tim nasional Kroasia sejak menjalani debut pada 2006.
Hingga kini, Modric telah menyumbangkan 29 gol untuk negaranya dan terus menjadi sosok sentral di lini tengah Vatreni. Meski usianya tidak lagi muda, pemain yang kini memperkuat AC Milan tersebut tetap menunjukkan kualitas dan ketenangan dalam mengatur ritme permainan tim.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Kroasia tampil dominan dalam penguasaan bola sejak menit awal, tetapi Panama mampu bertahan dengan disiplin dan membuat pertandingan berlangsung alot.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan Luka Modric dan rekan-rekannya, namun rapatnya lini pertahanan Panama membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Pelatih Zlatko Dalic kemudian melakukan perubahan penting pada awal babak kedua dengan memasukkan Ante Budimir menggantikan Petar Musa. Keputusan tersebut terbukti menjadi titik balik pertandingan.
Gol Budimir Pecah Kebuntuan
Kroasia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54 melalui sebuah kombinasi serangan yang apik. Proses gol diawali umpan tumit cerdas Marco Pasalic di sisi kanan yang diteruskan oleh Josip Stanisic. Bek sayap Kroasia itu kemudian melakukan penetrasi hingga mendekati area pertahanan Panama sebelum mengirimkan umpan silang ke depan gawang.
Ante Budimir yang berdiri bebas berhasil menyambut bola dengan kaki kirinya dan mengarahkan si kulit bundar ke dalam gawang Panama. Gol tersebut langsung mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Kroasia.
Panama Selamat dari Kekalahan Lebih Besar
Hanya tiga menit setelah gol Budimir, Kroasia hampir menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat. Marco Pasalic berhasil mencuri bola dan berlari menuju kotak penalti Panama.
Sayangnya, saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Orlando Mosquera, tendangannya justru melambung di atas mistar. Peluang tersebut menjadi salah satu kesempatan terbaik Kroasia untuk mengunci kemenangan lebih cepat.
Di sisi lain, Panama berusaha memberikan respons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini belakang Kroasia membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.
Budimir Jadi Pembeda
Ante Budimir layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua, penyerang berusia 36 tahun tersebut langsung memberikan dampak besar melalui gol kemenangan.
Gol ke gawang Panama menjadi gol ketujuh Budimir dalam 39 penampilan bersama tim nasional Kroasia. Kontribusinya membuktikan bahwa pengalaman masih menjadi senjata penting bagi Vatreni dalam perjuangan mereka di Piala Dunia 2026.
Kroasia Menatap Laga Penentuan
Pada menit ke-81, Luka Modric mengakhiri penampilannya setelah ditarik keluar dan digantikan Mario Pasalic. Zlatko Dalic juga melakukan beberapa rotasi dengan menarik Mateo Kovacic, Josko Gvardiol, dan Marco Pasalic demi menjaga kebugaran pemain inti. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Kroasia.
Tiga poin ini menjadi modal berharga bagi Vatreni menjelang laga terakhir fase grup. Dengan persaingan Grup L yang masih terbuka, Kroasia kini memiliki peluang nyata untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol tunggal Ante Budimir mungkin menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini, tetapi nilainya sangat besar bagi perjalanan Kroasia di turnamen.

