Miami (Tutur.co.id) – Timnas Skotlandia akan menghadapi tantangan terbesar mereka di Grup C Piala Dunia 2026 saat berjumpa Brasil pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak 32 besar. Bagi Skotlandia, laga melawan Brasil menjadi kesempatan emas untuk mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Sementara bagi Brasil, kemenangan akan memastikan mereka melangkah ke fase berikutnya sebagai juara Grup C.
Menariknya, duel ini mempertemukan dua tim yang terakhir kali bertemu di Piala Dunia 1998. Saat itu, Brasil menang 2-1 dalam perjalanan mereka menuju final turnamen.
Skotlandia Masih Memburu Sejarah
Harapan Skotlandia untuk lolos ke fase gugur masih terbuka meski mereka baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari Maroko pada pertandingan kedua. Gol cepat Ismael Saibari yang tercipta hanya 70 detik setelah kick-off menjadi pembeda dalam laga tersebut. Meski kalah, pelatih Steve Clarke tetap puas dengan performa anak asuhnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim terbaik di turnamen.
Menurut Clarke, timnya menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan negara-negara papan atas dunia, meskipun gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Kini, Skotlandia berada dalam posisi yang cukup menarik. Kemenangan atas Brasil akan langsung mengantar mereka finis di dua besar Grup C dan memastikan tiket ke babak 32 besar. Bahkan hasil imbang berpotensi cukup untuk mengamankan posisi tiga besar dan menjaga peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Namun, sejarah tidak berpihak kepada The Tartan Army. Dari delapan pertemuan sebelumnya melawan Brasil, Skotlandia belum pernah menang. Mereka menelan enam kekalahan dan hanya mampu meraih dua hasil imbang. Tiga kekalahan bahkan terjadi di fase grup Piala Dunia antara 1982 hingga 1998.
Brasil Datang dengan Modal Kemenangan Meyakinkan
Di sisi lain, Brasil mulai menunjukkan performa yang diharapkan dari salah satu kandidat juara dunia. Setelah ditahan Maroko 1-1 pada laga pembuka, tim asuhan Carlo Ancelotti bangkit dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada pertandingan kedua.
Matheus Cunha menjadi bintang kemenangan lewat dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak Vinicius Junior. Kemenangan tersebut semakin menegaskan reputasi Brasil sebagai salah satu tim paling produktif dalam sejarah Piala Dunia.
Selecao kini tercatat sudah mencetak minimal tiga gol dalam 41 pertandingan Piala Dunia, lebih banyak dibanding negara mana pun. Ancelotti pun memuji penampilan timnya yang dianggap tampil komplet baik dalam menyerang maupun bertahan. Saat ini Brasil hanya membutuhkan hasil yang setara atau lebih baik dari Maroko untuk memastikan diri finis sebagai juara Grup C.
Neymar Kembali, Raphinha Absen
Brasil mendapatkan kabar baik menjelang pertandingan penting ini. Neymar dipastikan sudah pulih dari cedera dan tersedia untuk dimainkan. Namun, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil itu diperkirakan masih akan memulai laga dari bangku cadangan.
Sebaliknya, Raphinha harus absen setelah mengalami cedera hamstring saat menghadapi Haiti. Posisi pemain Barcelona tersebut kemungkinan akan digantikan oleh wonderkid Bournemouth berusia 19 tahun, Rayan. Lucas Paqueta diprediksi kembali menjadi pengatur serangan di belakang duet Matheus Cunha dan Vinicius Junior.
Prediksi Susunan Pemain Brasil:
Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Bruno Guimaraes, Casemiro; Rayan, Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.
Skotlandia Andalkan McTominay dan McGinn
Skotlandia kemungkinan tetap mengandalkan pendekatan pragmatis untuk meredam kekuatan Brasil. Steve Clarke diperkirakan mempertahankan formasi fleksibel yang mampu berubah dari 3-4-2-1 menjadi 4-4-1-1 saat bertahan.
Scott McTominay dan John McGinn akan menjadi motor permainan di lini tengah, sementara Che Adams dipercaya memimpin lini depan. Kehadiran Andy Robertson dan Kieran Tierney di sisi lapangan juga diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Prediksi Susunan Pemain Skotlandia:
Gunn; Patterson, Hendry, Hanley, Robertson, Tierney; Christie, Ferguson; McTominay, McGinn; Adams.
Prediksi Skotlandia vs Brasil
Skotlandia memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah dan menjaga asa lolos ke fase gugur. Namun, mereka menghadapi salah satu tim dengan kedalaman skuad terbaik di turnamen.
Meski kehilangan Raphinha, Brasil masih memiliki banyak senjata berbahaya seperti Vinicius Junior, Matheus Cunha, Lucas Paqueta, hingga Neymar yang siap dimainkan kapan saja.
Skotlandia berpotensi memberi perlawanan dan bahkan mencetak gol, terutama mengingat pertahanan Brasil sempat terlihat rapuh saat menghadapi Maroko. Namun, kualitas individu dan ketajaman lini depan Selecao diprediksi menjadi faktor pembeda dalam pertandingan ini.
Prediksi Skor: Skotlandia 1-3 Brasil
Brasil diperkirakan mampu mengatasi perlawanan keras Skotlandia dan mengamankan posisi puncak Grup C, sementara Skotlandia harus berharap hasil lain menguntungkan agar mimpi lolos ke babak gugur tetap hidup.

