Paris (Tutur.co.id) – Paris Saint-Germain (PSG) memastikan diri menjadi juara Liga Prancis musim 2025/2026 setelah mengalahkan RC Lens dengan skor 2-0 pada pertandingan yang berlangsung di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut membuat PSG tidak lagi terkejar di puncak klasemen Ligue 1. Tim asuhan Luis Enrique mengoleksi 76 poin dan unggul sembilan poin dari Lens di posisi kedua, sementara kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan.
PSG tampil dominan sejak awal pertandingan dengan menguasai jalannya laga dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Gol pertama tercipta pada menit ke-29 melalui Khvicha Kvaratskhelia setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Lens.
Lens sempat mencoba meningkatkan tekanan pada babak kedua, tetapi PSG mampu menjaga organisasi permainan dengan baik. Penjaga gawang Matvey Safonov juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan tim tamu.
Gol kedua PSG baru tercipta pada masa tambahan waktu lewat Ibrahim Mbaye. Gol tersebut memastikan kemenangan sekaligus mengukuhkan PSG sebagai kampiun Liga Prancis musim ini.
Gelar ini menjadi trofi Ligue 1 kelima secara beruntun bagi PSG dan sekaligus mempertegas dominasi klub ibu kota tersebut dalam sepak bola Prancis dalam beberapa musim terakhir. PSG kini tercatat telah meraih 14 gelar Liga Prancis, terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menilai keberhasilan musim ini diraih melalui kerja kolektif tim yang mampu menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
“Kami menunjukkan mentalitas yang sangat baik sepanjang musim,” ujar Enrique setelah pertandingan.
Keberhasilan PSG musim ini juga ditopang penampilan sejumlah pemain kunci seperti Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Warren Zaire-Emery. Di bawah Luis Enrique, PSG dinilai mulai tampil lebih kolektif dibanding mengandalkan individu semata.
Setelah memastikan gelar domestik, PSG kini akan mengalihkan fokus ke final Liga Champions menghadapi Arsenal pada akhir Mei mendatang. Pertandingan tersebut menjadi peluang bagi Les Parisiens untuk menutup musim dengan raihan gelar ganda.

