Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pasar Masih Waspadai Risiko Global

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pasar Masih Waspadai Risiko Global

Market Gusti Tetiro19 Januari 2026 / 08:11 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat secara terbatas pada perdagangan Senin (19/1/2026). Meski tren teknikal masih menunjukkan potensi lanjutan rebound, posisi indeks yang sudah berada di area relatif tinggi membuat pelaku pasar cenderung bersikap lebih selektif.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka dengan kecenderungan bergerak dalam fase konsolidasi positif. Menurutnya, selama tekanan jual masih terkendali, indeks berpotensi melanjutkan penguatan jangka pendek.

“Secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang menguat menuju area resistance 9.085–9.100, dengan support berada di kisaran 9.040–9.054,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, ketahanan IHSG di atas area support tersebut menjadi kunci untuk membuka ruang pengujian resistance dalam waktu dekat. Sentimen domestik, khususnya menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, dinilai masih memberi harapan bagi pasar. RDG BI disebut masih membuka peluang pelonggaran kebijakan suku bunga di awal 2026, meski ruangnya relatif terbatas.

Dari sisi eksternal, Reza menilai penguatan nilai tukar rupiah dapat menjadi penopang pergerakan indeks. Selain itu, keberlanjutan reli harga komoditas global, terutama emas, nikel, dan minyak, berpotensi menjadi katalis tambahan bagi pasar saham domestik pada awal pekan.

Namun demikian, Reza mengingatkan investor untuk tetap mencermati sejumlah risiko. Sensitivitas IHSG terhadap sentimen global masih cukup tinggi, seiring dinamika kebijakan moneter global dan isu geopolitik. Di tengah posisi indeks yang sudah mendekati area psikologis, potensi aksi taking profit juga dinilai dapat menahan laju penguatan.

“Dengan level IHSG yang relatif tinggi, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi. Investor sebaiknya tidak agresif dan tetap memperhatikan manajemen risiko,” ujarnya.

Dari sisi sektoral, Reza melihat mulai adanya aliran dana masuk ke saham-saham perbankan besar atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pergerakan tersebut dinilai sejalan dengan ekspektasi kebijakan BI yang lebih akomodatif. Selain perbankan, sektor berbasis komoditas, khususnya emas dan nikel, masih dinilai atraktif mengikuti tren kenaikan harga global yang berpotensi menjaga momentum penguatan saham-saham terkait.

Baca Juga  Kata Bos Danantara Usai Sidak BEI Gara-gara IHSG Anjlok

Ke depan, Reza menyarankan investor untuk tetap selektif dengan fokus pada saham-saham berfundamental kuat yang didukung sentimen positif serta tren teknikal yang sehat. Strategi bertahap dan disiplin dalam pengelolaan risiko dinilai krusial di tengah potensi volatilitas jangka pendek pasar.

BEI IDX IHSG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Uji Level 9.200, Phintraco: Beli BFIN, ISAT, CDIA, MAPI, TLKM dan SIDO
Next Article Layanan Samsat Keliling 19 Januari 2026 Jabodetabek

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mario Aji Finis Posisi Ke-22 pada Moto2 GP Prancis 2026

Deba Salamah11 Mei 2026 / 04:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.