Jakarta (tutur.co.id) – Jumat keramat kali ini menimpa dr. Tifauzia Tyassuma atau yang lebih dikenal sebagai dr. Tifa. Polda Metro Jaya menangkap dr. Tifa ditangkap Jumat 19 Juni 2026 pukul 6.45 WIB di apartemennya. Nah berikut profil dr. Tifa sosok sentral dalam polemik ijazah Jokowi.
Selain dr. Tifa, penyidik Polda Metro Jaya juga menangkap Roy Suryo yang juga menjadi sosok sentral dalam pusaran polemik ijazah Jokowi. Roy Suryo ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB atau tak berapa lama dari penangkapan dr. Tifa.
Siapa dr. Tifa?
Tifauzia Tyassuma merupakan seorang dokter dan epidemiolog yang dikenal aktif menyampaikan pandangan kritis mengenai berbagai isu kesehatan, kebijakan publik, hingga politik melalui media sosial dan berbagai forum diskusi publik.
Ia menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan kemudian melanjutkan studi di bidang epidemiologi. Dalam perjalanan kariernya, dr. Tifa dikenal memiliki pengalaman di bidang epidemiologi klinis, kesehatan masyarakat, serta riset berbasis bukti (evidence-based medicine).
Karier dan Aktivitas Publik
Sebelum dikenal luas sebagai pegiat media sosial, dr. Tifa aktif dalam berbagai kegiatan penelitian dan edukasi kesehatan. Ia juga dikenal sebagai penulis serta pembicara publik yang kerap membahas isu nutrisi, kesehatan, dan kebijakan publik.
Popularitasnya meningkat tajam sejak pandemi COVID-19 ketika ia sering menyampaikan pandangan yang berbeda dari arus utama terkait kebijakan kesehatan pemerintah. Sejak saat itu, akun media sosialnya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam berbagai diskursus publik.
Peran dalam Polemik Ijazah Jokowi
Nama dr. Tifa semakin menjadi perhatian nasional setelah secara terbuka mempertanyakan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Melalui berbagai unggahan dan pernyataan publik, ia meminta agar dokumen terkait diuji secara forensik. Pandangan tersebut memicu perdebatan luas di masyarakat dan mendapat bantahan dari berbagai pihak, termasuk dari lingkungan akademik yang menegaskan bahwa Jokowi merupakan lulusan sah Fakultas Kehutanan UGM.
Kasus tersebut kemudian berkembang ke ranah hukum setelah sejumlah laporan polisi diajukan terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang dipersoalkan.
Ditangkap Polda Metro Jaya
Pada 19 Juni 2026, dr. Tifa dikabarkan diamankan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait perkara dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya dan juga muncul dalam sejumlah laporan media nasional.
Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan berkas perkara terkait kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) dan siap memasuki proses persidangan.
Dalam perkembangan yang sama, Presiden Jokowi menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan siap menunjukkan ijazah aslinya di persidangan apabila diperlukan.
Kontroversi dan Pengaruh
Terlepas dari pro dan kontra yang mengiringinya, dr. Tifa merupakan salah satu figur publik yang memiliki pengaruh cukup besar dalam perdebatan isu-isu nasional di media sosial.
Pendukungnya menilai ia konsisten mengkritisi kebijakan dan mendorong transparansi, sementara para pengkritiknya menilai sejumlah pernyataannya sering menimbulkan kontroversi dan polemik di ruang publik.

