Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (15/6/2026) setelah mencatat reli 7,38% sepanjang pekan lalu dan kembali menembus level psikologis 6.000. MNC Sekuritas memperkirakan indeks masih memiliki ruang kenaikan menuju area 6.106-6.140, didukung oleh meningkatnya volume pembelian dan mulai membaiknya sentimen pasar.
IHSG ditutup menguat 2,07% ke level 6.007,65 pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Penguatan tersebut sekaligus memperpanjang tren rebound yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan menjadikan IHSG sebagai salah satu indeks dengan kinerja terbaik di kawasan dalam sepekan terakhir.
Tim analis MNC Sekuritas menilai secara teknikal IHSG saat ini berada pada bagian wave [iv] dari wave 3, sehingga masih berpotensi melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance berikutnya.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area 6.106-6.140 dan mendekati level MA20. Namun demikian, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek ke area 5.962-6.021,” tulis MNC Sekuritas dalam riset harian, Senin (15/6/2026).
Untuk perdagangan hari ini, level support diperkirakan berada di 5.594 dan 5.344, sedangkan resistance berada pada level 6.065 dan 6.286.
Selain prospek teknikal yang membaik, sentimen pasar juga ditopang oleh mulai masuknya kembali dana asing ke pasar saham domestik. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, investor asing membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp287,84 miliar. Meski demikian, secara year to date (YTD), investor asing masih mencatatkan jual bersih sekitar Rp67,34 triliun.
Sementara itu, data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan kapitalisasi pasar meningkat 7,31% menjadi Rp10.524 triliun dari Rp9.807 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 4,14% menjadi 2,51 juta kali transaksi, sementara volume transaksi harian meningkat 7,46% menjadi 36,14 miliar saham.
Di tengah prospek penguatan IHSG, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dinilai memiliki peluang menarik untuk trading maupun akumulasi.
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menjadi salah satu pilihan utama setelah sahamnya menguat 1,68% ke level 605 dengan dukungan peningkatan volume pembelian. Selama mampu bertahan di atas level 580, saham ini diperkirakan masih berada dalam fase awal penguatan lanjutan dengan target harga di kisaran 650 hingga 670.
Sementara itu, PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi salah satu saham dengan performa paling menonjol setelah melonjak 18,32% ke level 2.260. MNC Sekuritas menilai saham ini masih menarik untuk strategi buy on weakness pada area 2.130-2.260 dengan target harga 2.560 hingga 2.810.
Pilihan berikutnya adalah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Saham emiten nikel tersebut melonjak 13,38% ke level 890 dan berhasil menembus level MA20 dengan dukungan volume transaksi yang kuat. Target harga jangka pendek berada pada area 930 hingga 990.
Adapun PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga masuk dalam radar rekomendasi setelah menguat 1,83% ke level 1.665. MNC Sekuritas melihat saham consumer goods tersebut masih memiliki peluang penguatan lebih lanjut dengan target harga pada kisaran 1.780 hingga 2.020.
Secara keseluruhan, pasar masih akan mencermati sejumlah agenda penting pekan ini, termasuk keputusan suku bunga bank sentral global, perkembangan nilai tukar rupiah, serta arus modal asing yang berpotensi menentukan arah pergerakan IHSG berikutnya.
Dengan kombinasi sentimen teknikal yang positif dan mulai pulihnya minat investor terhadap aset berisiko, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju area 6.100 masih terbuka, meski volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi dalam jangka pendek.

