Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Respon Masyarakat Bali Soal Wacana Gedung-gedung Tinggi

Respon Masyarakat Bali Soal Wacana Gedung-gedung Tinggi

Daerah Toto Pribadi29 Mei 2026 / 17:31 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
wisata dan budaya Bali (Foto: Tutur/Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bali (tutur.co.id) – Wacana Bali akan bertransformasi dengan banyaknya gedung-gedung tinggi kini tengah menjadi perbincangan masyarakat di Pulau Dewata. Isu ini kembali muncul setelah beredar rumor DPRD Bali kini tengah berniat melonggarkan aturan terkait tinggi bangunan di Bali.

Banyak masyarakat di Bali yang menanggapi rencana itu sebagai hal yang justru berisiko merusak identitas Pulau Dewata. Karena itu, masyarakat di Bali berharap wacana tersebut harus benar-benar dipikirkan matang-matang baik buruknya. Hal itu juga yang diungkapkan Putu Ramon Wijaya, seorang warga yang tinggal daerah Sanur, Bali.

“Awalnya kan aturan tinggi bangunan 15 meter atau setinggi pohon kelapa itu dari rekomendasi konsultan pariwisata Prancis, SCETO 1970-an, bukan dari adat,” kata Putu Ramon kepada redaksi, Jumat 29 Mei 2026.

Lebih lanjut Putu mengatakan, usulan Pansus TRAP yang akan menerapkan zonasi khusus untuk membangun gedung-gedung bertingkat di atas 45 meter harus dilihat dulu berdasarkan kebutuhannya.

“Perlu kajian lebih dan kebutuhannya untuk apa, apartemen? akomodasi pariwisata? harus dilihat dulu mana yang lebih baik apakah mendongkrak ekonomi atau lebih memilih mempertahankan ciri khas Bali,” kata Putu Ramond.

Hal senada diungkapkan Ni Putu Dian, warga yang tinggal di daerah Kuta Bali. Menurutnya, wacana ini juga harus melibatkan masyarakat adat untuk mengkajinya. Terlebih tentangan keras memang lebih banyak dari kalangan tua Hindu.

“Kalau mayoritas masyarakat desa adat/Hindu (golongan tua) mungkin cenderung menolak,” katanya.

Namun, masih menurut Ni Putu, saat ini ada segelintir masyarakat yang mendukung wacana itu karena pertimbangan kebutuhan ekonomi.

“Kita tahu, kebutuhan memenuhi upacara adat di Bali itu tidak sedikit, makanya tidak sedikit juga masyarakat yang tergiur buat jual atau menyewakan lahan/tanah, gak peduli peruntukannya untuk apa kedepannya,” pungkasnya.

Baca Juga  Mudik Lebaran Tanpa Stres: Rahasia Menikmati Pulkam Tanpa Tekanan Sosial dan Dompet Jebol
aturan tinggi gedung Bali gedung tinggi headline Pariwisata
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLayanan Haji Tahun Ini Setara Hotel Bintang Lima, Angka Kematian Menurun
Next Article Video: Latihan Perdana Untuk Piala Dunia 2026, Jerman Tanpa Manuel Neuer dan Kai Havertz

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Pemerintah Terbitkan Global Bond untuk Jaga Rupiah, Purbaya: Kalau Pegang Dolar, Jual Saja!

Kristo Suryokusumo21 Mei 2026 / 13:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.