Milan (Tutur.co.id) – Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas mengaku sudah memiliki firasat bahwa tim asuhannya akan lolos ke Liga Champions musim depan, bahkan sebelum kepastian sejarah itu benar-benar terjadi. Keyakinan tersebut akhirnya menjadi kenyataan setelah Como menutup musim Serie A 2025/2026 di zona empat besar.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah klub asal Italia itu. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, Como dipastikan tampil di kompetisi elite Eropa setelah tampil konsisten sepanjang musim di bawah arahan Fabregas.
Fabregas mengatakan keyakinan itu mulai muncul sejak beberapa pekan terakhir ketika Como mampu menjaga performa stabil di tengah persaingan ketat Serie A.
“Saya sudah punya firasat sejak pekan lalu bahwa kami akan bermain di Liga Champions,” kata Fabregas.
Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea tersebut menilai keberhasilan Como bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi buah dari kerja keras seluruh tim sejak awal musim. Ia menyebut para pemain mampu menunjukkan mentalitas kuat meski banyak pihak sebelumnya tidak menjagokan Como bersaing di papan atas.
Fabregas juga mengungkapkan salah satu cara unik yang digunakannya untuk memotivasi pemain. Menjelang laga penting di akhir musim, ia sempat memutar video seorang pebalap sepeda yang mampu bangkit dari posisi keenam hingga menjadi juara.
Menurut Fabregas, video tersebut menjadi simbol bahwa Como harus terus percaya hingga akhir musim.
“Kami ingin para pemain memahami bahwa segalanya masih mungkin selama terus percaya dan berjuang,” ujar Fabregas.
Perjalanan Como menuju Liga Champions memang terbilang mengejutkan. Klub yang baru promosi ke Serie A dua musim lalu itu berhasil mengungguli sejumlah tim besar Italia dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
Fabregas sendiri menjadi sosok sentral dalam kebangkitan Como. Setelah pensiun sebagai pemain pada 2023, ia langsung memulai karier kepelatihan di klub tersebut sebelum akhirnya dipercaya menangani tim utama secara permanen pada 2024.
Musim ini, Como tampil impresif dengan permainan menyerang dan disiplin taktik yang membuat mereka mampu bersaing secara konsisten di Serie A. Klub tersebut juga mencatat sejumlah kemenangan penting atas tim-tim besar sepanjang musim.
Meski sukses besar bersama Como, Fabregas menegaskan dirinya belum berpikir untuk meninggalkan klub dalam waktu dekat meski mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa.
“Saya ingin terus membangun proyek ini. Perjalanan kami belum selesai,” kata Fabregas.

