Jakarta (tutur.co.id) – Pemerintah mengambil langkah strategis memperkuat layanan kesehatan nasional dengan membuka 156 program studi dokter spesialis dan subspesialis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Mendikti Saintek Brian Yuliarto menyebut kebijakan ini sebagai terobosan besar dalam sejarah pendidikan kedokteran Indonesia, yang langsung berdampak pada lonjakan jumlah mahasiswa baru
