Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyoroti langkah Presiden RI ke-7 Joko Widodo yang akan turun gunung untuk Kembali blusukan sebagai hal yang tidak mengagetkan.
Hal itu diungkapkan Adi Prayitno saat kembali menjadi bintang tamu podcast Bang Don Zuper Opini bersama host Don Bosco Selamun. Menurut Adi, rencana Jokowi untuk kembali blusukan itu bisa dilihat dari dua perspektif yakni perspektif normatif dan perspektif politik.
“Dari perspektif normatif, kita tidak bisa membantah style politik Jokowi itu memang blusukan. Emang suka-suka keliling ketemu orang-orang, itu sesuatu yang cukup inherent dengan Jokowi. Itulah yang kemudian dianut oleh PSI dan Projo yang tidak terima kalau Jokowi punya agenda politik,” kata Adi Prayitno.
Namun selain perspektif normatif, lanjut Adi, langkah Jokowi itu juga tak bisa dibantah jika dilihat dari perspektif politik. Menurutnya, jika memang tak punya agenda politik buat apa lagi Jokowi blusukan ke bawah. Pasalnya Jokowi saat ini bukan lagi presiden dan pejabat publik.
“Tapi bagi saya itulah memang realitas politiknya. Jika ada perspektif yang kedua, ini tentu tidak kebetulan, tidak lahir dalam ruang hampa. Kalau misalnya hanya blusukan untuk menyerap aspirasi rakyat, hobinya turun ke bawah, ya untuk apa? Memang kalau sudah dengar pendapat orang mau ngapain? kan tetap tidak bisa bikin kebijakan publik” ujar Adi Prayitno.
Perspektif politik inilah yang dianggap kemudian mempertajam bahwa ada semacam agenda politik yang dibaca oleh publik terhadap niat ataupun rencana blusukan Pak Jokowi. Adi Prayitno menyebutnya dengan efek memutar, yakni beberapa kelompok akan diuntungkan dengan langkah Jokowi ini salah satunya PSI.
Nah buat Kawan Tutur, jangan lupa saksikan perbincangan lengkap dan menarik Adi Prayitno bersama Don Bosco Selamun ini dalam acara podcast Bang Don Zuper Opini di akun youtube Tutur TV yang akan tayang hari ini Jumat 22 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.

