Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Terjun 4% dalam Sejam, Terancam Jebol ke 6.378: Ini Kata Analis Soal Antisipasinya

IHSG Terjun 4% dalam Sejam, Terancam Jebol ke 6.378: Ini Kata Analis Soal Antisipasinya

Market Adi P18 Mei 2026 / 10:12 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Papan Pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto:Tutur/Yoga)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Judul:Jakarta (tutur.co.id) – Pasar saham Indonesia dibuka dengan tekanan hebat pada pembukaan pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (18/5/2026) terjun bebas sejak pembukaan perdagangan. Pantauan Tutur pada kisaran satu jam setelah pasar dibuka, IHSG anjlok hingga lebih dari 4% dan menyentuh level 6.440.
Tekanan jual yang masif terlihat mendominasi hampir seluruh sektor, seiring sentimen global dan domestik yang memburuk secara bersamaan.
Kepala Analis Ritel Herdityo Wicaksono dari MNC Sekuritas menjelaskan bahwa pergerakan IHSG hari ini masih sejalan dengan proyeksi teknikal yang telah disampaikan sebelumnya.
“Untuk pergerakan IHSG hari ini masih sejalan dengan report teknikal pagi ini, dimana pergerakan IHSG masih bergerak downtrend dan sudah mencapai area koreksi yang kami sampaikan (6644–6711), saat ini IHSG mencoba untuk menutup area gap di 6538–6585,” ujar Herdityo kepada Tutur.co.id.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tekanan lanjutan masih berpotensi terjadi, dengan level support terdekat yang perlu dicermati pelaku pasar.
“Apabila tekanan jual masih berlanjut, maka IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area support berikutnya di 6.378,” tambahnya.
Dari sisi sentimen, Herdityo menyoroti tekanan eksternal yang semakin membebani pasar. Konflik geopolitik yang berkepanjangan kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia ke atas US$100 per barel.
“Hal ini kembali meningkatkan kekhawatiran investor akan tekanan inflasi ke depannya serta perlambatan ekonomi global,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelemahan bursa global dan mayoritas bursa Asia turut memperparah kondisi IHSG. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih tertekan di level Rp17.676/USD menjadi faktor tambahan yang membebani pergerakan indeks.
Tak hanya itu, sentimen negatif juga datang dari keputusan lembaga indeks global.
“IHSG juga tertekan dengan adanya pengumuman dari MSCI dan FTSE yang masih membekukan indeks Indonesia dan mengeluarkan beberapa emiten dari konstituennya, dimana hal ini akan menimbulkan outflow yang cukup besar di akhir Mei nanti,” tambah Herdityo.
Dengan kombinasi tekanan global, pelemahan rupiah, serta potensi arus keluar dana asing, pelaku pasar kini cenderung mengambil sikap wait and see sambil mencermati perkembangan lanjutan di pasar global dan domestik.
Baca Juga  Ekonom Ingatkan Risiko di Balik Sukses Obligasi Danantara: Jangan Terlalu Cepat Berpesta!
Bursa Saham headline IHSG Kurs Rupiah tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTanggapi Pernyataan ‘Ngaco’ Prabowo, Pengamat: Emang Orang Desa Tidak Pakai Barang Impor?
Next Article Pertamina dan ASRI Edukasi Pelajar Jakarta soal Transisi Energi dan STEM

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Golkar Telah Panggil Kader yang Diduga Ikut Intimidasi Dokter Icha

Toto Pribadi01 Juli 2026 / 14:16 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.