Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Kenalkan Kereta Tercepat di Dunia, Namanya Shanghai Maglev

Kenalkan Kereta Tercepat di Dunia, Namanya Shanghai Maglev

Internasional Ridzka Putri Ananda14 Mei 2026 / 14:19 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Shanghai Maglev Train — The Fastest Train in the World (Foto: Tutur/chinaxiantour.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing (tutur.co.id) – Kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi beberapa waktu lalu membuat orang mulai mencari tahu berbagai hal tentang moda transportasi yang satu ini. Termasuk soal kereta tercepat yang saat ini beroperasi.

Teknologi kereta memang telah berkembang ekstrem. Namun yang menarik, tak melulu dengan status tercepat. Bahkan saat ini juga ada kereta yang memang diciptakan untuk jalan lambat. Lalu kereta apa yang saat ini menyandang status tercepat di dunia?

Saat ini, China memimpin dalam pengembangan kereta tercepat generasi terbaru. Shanghai Maglev menjadi kereta komersial tercepat dengan kecepatan maksimum mencapai 460 km/jam. Kereta ini menggunakan teknologi levitasi magnetik yang mampu melayang di atas rel tanpa gesekan.

Namun, penting dicatat bahwa kecepatan tersebut adalah batas maksimum, bukan kecepatan harian. Dalam operasional normal, Shanghai Maglev biasanya berjalan di kisaran 300 km/jam, dengan beberapa jadwal tertentu pernah mencapai lebih dari 400 km/jam. Hal ini dilakukan untuk menjaga efisiensi energi dan keselamatan operasional.

Selain itu, pengembangan kereta cepat terus berlanjut di berbagai negara. Jepang dan China masih terus berlomba menghadirkan generasi baru kereta super cepat yang lebih efisien dan stabil. Ini menunjukkan bahwa batas kecepatan kereta dunia masih terus didorong lebih jauh.

Di sisi berlawanan, ada kereta yang justru terkenal karena lajunya yang dibuat lambat. Salah satu yang paling dikenal adalah Glacier Express di Swiss, yang sering disebut sebagai “kereta ekspres paling lambat di dunia”. Perjalanan sejauh sekitar 291 kilometer ditempuh dalam waktu hampir 8 jam.

Kecepatan rata-rata kereta ini hanya sekitar 35-40 km/jam, jauh di bawah standar kereta modern. Tapi justru di situlah daya tariknya, karena perjalanan dibuat santai untuk menikmati pemandangan pegunungan Alpen. Konsep ini menunjukkan bahwa lambat bukan berarti tertinggal, tapi bagian dari pengalaman wisata.

Baca Juga  Dunia Bersiap! El Nino Diprediksi Muncul Lagi

Perbandingan ini memperlihatkan dua sisi dunia perkeretaapian global. Ada yang fokus pada kecepatan ekstrem untuk efisiensi waktu, dan ada yang mengutamakan pengalaman perjalanan. Keduanya menunjukkan bahwa kereta bukan sekadar alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup dan kebutuhan manusia.

Kereta Kereta Api Kereta Cepat Shanghai Maglev
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTahanan KPK Peringati Kenaikan Yesus Kristus
Next Article Jaksa Sebut Harta Nadiem Melonjak Rp3,64 T Dalam 3 Tahun

Berita Lainnya

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB

Jusuf Kalla Kirim Doa Atas Wafatnya Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

14 Juli 2026 / 14:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Trump Sebut Operasi Militer AS di Iran Bisa Empat Pekan, Bahlil: Stok BBM Aman untuk 20 Hari

Gusti Tetiro02 Maret 2026 / 16:52 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.