Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Uang Palsu Turun ke 1 PPM, BI Perkuat Sistem Keamanan Rupiah Berbasis Teknologi

Uang Palsu Turun ke 1 PPM, BI Perkuat Sistem Keamanan Rupiah Berbasis Teknologi

Finance Gusti Tetiro14 Mei 2026 / 08:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi - Petugas menghitung mata uang Rupiah dan Dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/am.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Tren peredaran uang palsu di Indonesia menunjukkan penurunan signifikan. Bank Indonesia mencatat rasio temuan uang palsu kini turun dari sekitar 5 piece per million (ppm) menjadi mendekati 1 ppm. Artinya, hanya satu lembar uang palsu ditemukan di antara satu juta lembar uang rupiah yang beredar.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyebut capaian tersebut sebagai hasil penguatan sistem keamanan rupiah yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bahan dasar uang, teknologi pencetakan, hingga pengembangan fitur pengamanan modern.

“Itu luar biasa. Ini tidak lepas dari sinergi yang erat dan penguatan dari sisi teknologi sehingga mudah dikenali dan sulit dipalsukan,” ujar Ricky dalam konferensi pers pemusnahan rupiah palsu di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

BI menegaskan bahwa peningkatan kualitas rupiah tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada kemudahan masyarakat dalam melakukan verifikasi keaslian uang secara mandiri. Saat ini, sebagian besar uang palsu yang ditemukan justru memiliki kualitas rendah sehingga relatif mudah terdeteksi.

Selain penguatan sistem internal, kualitas uang rupiah Indonesia juga telah memperoleh pengakuan internasional. Pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 2022 pernah meraih penghargaan dalam IACA Currency Award 2023 sebagai salah satu seri uang terbaik, sekaligus disebut sebagai salah satu uang paling aman di dunia berkat 17 unsur pengamanan.

Di sisi lain, BI terus memperkuat literasi masyarakat melalui kampanye “Cinta, Paham, dan Bangga Rupiah” serta mengingatkan pentingnya metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang) untuk memastikan keaslian uang yang diterima. Masyarakat juga diimbau menjaga kualitas uang fisik dengan menerapkan prinsip “5 Jangan”, yakni jangan dilipat, dicoret, distaples, diremas, dan dibasahi.

BI menilai edukasi publik menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan sistem keuangan berbasis uang tunai, di tengah semakin canggihnya teknologi pemalsuan.

Baca Juga  Tutur PoV: Pembubaran Paksa Nobar Film Pesta Babi, Jeritan Tanah Papua

Dalam upaya penegakan hukum, BI juga memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal), Badan Intelijen Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, hingga lembaga peradilan. Sinergi lintas institusi tersebut disebut berperan penting dalam menekan ruang gerak pelaku pemalsuan uang.

BI menegaskan akan terus memperkuat inovasi teknologi pengamanan rupiah secara berkelanjutan agar tetap adaptif terhadap perkembangan modus kejahatan pemalsuan uang.

bank indonesia headline Keamanan Uang Rupiah Uang Palsu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Next Article Kota Kashgar Tiongkok Sudah Gunakan Robot Polisi AI untuk Atur Lalu Lintas

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Gempa 6,7 SR di Palu, 29 Orang Terluka dan Jembatan Tiga Ditutup

Ahmad Nuryaman16 Juni 2026 / 20:18 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.