Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Gagal ke Perempat Final, Timnas U-17 Indonesia Dipastikan Absen dari Piala Dunia U-17 2027

Gagal ke Perempat Final, Timnas U-17 Indonesia Dipastikan Absen dari Piala Dunia U-17 2027

Sepakbola Sasha Widiawati13 Mei 2026 / 08:01 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Skuad Timnas U-17 Indonesia (Instagram/timnasindonesia)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Perjalanan Timnas U-17 Indonesia harus terhenti lebih cepat setelah gagal menembus babak perempat final AFC U-17 Asian Cup 2026. Kekalahan pada laga penentu fase grup melawan Timnas U-17 Jepang membuat Garuda Muda harus puas berada di posisi bawah klasemen Grup B.

Hasil tersebut sekaligus menutup peluang Indonesia untuk melaju ke fase gugur, yang menjadi syarat utama lolos ke FIFA U-17 World Cup 2027 melalui jalur kualifikasi Asia.

Sesuai regulasi yang berlaku, hanya tim yang mampu mencapai babak delapan besar atau perempat final yang berhak mengamankan tiket ke ajang dunia tersebut.

Kegagalan ini menjadi pukulan tersendiri bagi publik sepak bola nasional. Dalam dua edisi sebelumnya, Indonesia sempat mencatat capaian bersejarah dengan tampil konsisten di panggung dunia.

Pada 2023, Indonesia tampil sebagai tuan rumah dan mendapatkan pengalaman berharga di level internasional. Sementara pada edisi 2025, tim yang kala itu diasuh oleh pelatih Nova Arianto berhasil lolos secara mandiri setelah menembus perempat final Piala Asia U-17 2024.

Di turnamen tersebut, Indonesia bahkan mencatat sejarah dengan meraih kemenangan perdana di Piala Dunia U-17, termasuk kontribusi gol dari pemain muda seperti Evandra Florasta dan Fadli Alberto pada fase grup.

Namun, capaian tersebut tidak berlanjut pada edisi terbaru. Federasi sepak bola nasional PSSI kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar untuk mengevaluasi pembinaan pemain muda secara menyeluruh.

Selain aspek teknis di lapangan, faktor kedisiplinan juga kembali menjadi perhatian. Salah satu pemain yang sebelumnya mencetak sejarah untuk tim muda Indonesia, Fadli Alberto, diketahui tengah menjalani sanksi larangan bertanding dalam kompetisi domestik akibat pelanggaran disiplin.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pembinaan pemain muda tidak hanya fokus pada kemampuan bermain, tetapi juga pembentukan karakter dan profesionalisme sejak usia dini.

Baca Juga  PSSI Tunjuk Kurniawan Dwi Yulianto sebagai Pelatih Kepala Timnas U-17

Kegagalan di AFC U-17 Asian Cup 2026 membuat Indonesia harus kembali menunda ambisi tampil di FIFA U-17 World Cup 2027.

Situasi ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi PSSI dan seluruh ekosistem sepak bola nasional untuk memperkuat pembinaan jangka panjang. Tanpa perbaikan sistem yang konsisten, Indonesia berisiko kesulitan menjaga stabilitas prestasi di level internasional.

Di sisi lain, generasi muda Garuda tetap memiliki waktu untuk berkembang. Dengan pembenahan yang tepat, peluang untuk kembali bersaing di panggung dunia masih terbuka pada siklus berikutnya. (sas)

Garuda Muda Piala Asia U-17 2026 Piala Dunia U-17 2027 PSSI Timnas U-17 Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKemensos Coret 11 Ribu Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online
Next Article Kata Mutiara Perpisahan Sekolah yang Menyentuh Hati untuk Teman dan Guru

Berita Lainnya

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB

Messi Balas Tudingan Dibantu Wasit: Kami Juara karena Kualitas, Bukan Bantuan FIFA

16 Juli 2026 / 13:00 WIB

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

16 Juli 2026 / 11:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Layanan Samsat Keliling 26 Januari 2026

Galuh Parantri26 Januari 2026 / 07:34 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.