Le Mans (Tutur.co.id) – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mendapat pujian dari sejumlah pengamat dan mantan pembalap MotoGP setelah finis di posisi keempat pada Moto3 Grand Prix Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Penampilan Veda dinilai impresif karena mampu tampil konsisten di tengah kondisi lintasan basah dan cuaca yang sulit diprediksi.
Veda memulai balapan dari posisi keenam dan sempat tercecer hingga posisi ke-14 pada fase awal lomba akibat kondisi trek yang licin. Namun, pembalap Honda Team Asia itu perlahan mampu memperbaiki posisi dan kembali bersaing di kelompok depan hingga finis keempat.
Mantan pembalap MotoGP sekaligus pengamat balap internasional Sylvain Guintoli memuji kemampuan Veda dalam membaca situasi balapan di Le Mans. Menurut dia, pembalap berusia 17 tahun tersebut menunjukkan kematangan dalam menghadapi lintasan basah.
“Balapan di Le Mans hujan, tetapi dia pintar menangani situasi,” kata Guintoli.
Ia menilai Veda tidak terburu-buru mengambil risiko pada awal lomba dan mampu menjaga ritme balap dengan baik hingga akhir balapan. Penampilan tersebut dinilai memperlihatkan perkembangan signifikan Veda pada musim debutnya di Moto3.
Hasil di Le Mans melanjutkan tren positif Veda sepanjang Moto3 musim 2026. Sebelumnya, pembalap asal Gunungkidul itu juga finis keenam di GP Spanyol dan sempat meraih podium ketiga pada GP Brasil.
Pengamat otomotif Hendry Wibowo menilai performa Veda di Le Mans memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu rookie terbaik musim ini.
“Ini pencapaian luar biasa dan mengonfirmasi Veda sangat konsisten di Moto3,” kata Hendry kepada RRI.
Menurut Hendry, kemampuan Veda bertahan di kondisi lintasan sulit menjadi salah satu faktor yang membuatnya mulai diperhitungkan tim-tim besar Eropa. Ia menyebut beberapa tim mulai memantau perkembangan pembalap Indonesia tersebut untuk musim mendatang.
Balapan Moto3 GP Prancis sendiri berlangsung dalam kondisi cuaca yang tidak stabil. Hujan sebelum balapan membuat race direction memangkas jumlah lap dari 20 menjadi 13 lap demi keselamatan pembalap. Banyak pembalap mengalami kesalahan dan kecelakaan akibat kondisi trek yang licin.
Meski demikian, Veda mampu menjaga konsistensi hingga akhir lomba dan hanya terpaut 7,659 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles. Hasil tersebut membuat Veda naik ke posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 50 poin.
Penampilan konsisten Veda sepanjang awal musim membuat namanya semakin mendapat perhatian di paddock Moto3. Pembalap binaan Astra Honda tersebut kini juga memimpin klasemen rookie Moto3 musim ini.

