Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membantah anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkaitan dengan agenda politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Menurutnya, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi desa melalui penyerapan hasil produksi petani dan nelayan.
Amran menegaskan sasaran utama program MBG adalah anak-anak sekolah dan ibu hamil, sehingga tidak berkaitan langsung dengan kepentingan elektoral. Ia juga menyebut Prabowo Subianto menjalankan program tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan untuk tujuan politik jangka pendek.
