Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat politik Hendri Satrio menyebut sejumlah sosok-sosok muda yang berpotensi muncul di Pilpres 2029. Namun menurut Hensat, sosok Presiden Prabowo sangat sentral dan berpengaruh besar terhadap potensi munculnya calon-calon kandidat muda tersebut.
“Ada beberapa tokoh yang paling depan pastinya tokoh-tokoh partai politik. Kalau anak-anak muda, ya yang sekarang yang paling ada Bahlil Lahadalia (Golkar), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat) dan Puan Maharani (PDI Perjuangan),” kata Hendri Satrio kepada redaksi, Senin 11 Mei 2026.
Namun sosok yang akrab disapa dengan Hensat ini menambahkan, majunya tokoh-tokoh muda dalam Pilpres 2029 nanti akan tetap ditentukan dengan keputusan Prabowo Subianto untuk kembali maju atau tidak.
Menurutnya, apabila Prabowo kembali maju dalam pemilihan presiden mendatang, banyak partai politik kemungkinan besar akan memilih merapat dan memberikan dukungan. Situasi tersebut dinilai membuat peluang munculnya penantang menjadi lebih sulit.
“Jadi itu kalau menurut saya, banyak yang bisa maju siapapun dia. Hanya memang tergantung dari Prabowo gitu. Ini kan banyak yang cemen ya, partai politik itu. Takut tidak mendapatkan kekuasaan. Jadi mereka takut untuk lawan Prabowo gitu. Jadi kalaupun mereka maju, nanti pasti izin dulu sama Pak Prabowo atas nama konstituen,” terang Hensat.
Selain tiga nama dengan status ketua umum partai dan anak ketua umum partai yang telah disebut di atas, Hensat juga menyebut beberapa sosok muda yang punya potensi di Pilpres 2029 nanti. Diantaranya nama wapres Gibran Rakabuming Raka dan Teddy Indra Wijaya yang kini sering muncul dalam pembicaraan publik.

