Teheran (tutur.co.id) – Untuk pertama kalinya sejak Perang Yom Kippur, Angkatan Laut Iran secara resmi menerjunkan kapal selam kelas Dolphin (lumba-lumba) untuk memantau dan mencegat kapal di Teluk Persia.
Turunnya kapal selam ini di Perang Iran disampaikan langsung Komandang Angkatan Laut Iran, Laksamana Shahram Irani.
“Kapal selam ringan kami sedang diperluas dan menyelam sesuai dengan ancaman, kemampuan, dan kebutuhan di perairan Selat Hormuz,” kata Shahram Irani dilansir dari kantor berita Mehr pada Minggu 10 Mei 2026.
Lebih lanjut Irani mengatakan, kapal selam ringan Angkatan Laut Iran ini punya kemampuan menyelam hingga dasar laut Selat Hormuz dalam waktu yang lama.
“Di antara kemampuan kapal selam ringan Angkatan Laut adalah kemampuannya untuk menyelam ke dasar laut di kedalaman Selat Hormuz dalam waktu yang lama, mencegat dan menghancurkan berbagai kapal musuh. Kapal selam ini dikenal di kalangan perwira dan bintara sebagai Lumba-lumba Teluk Persia,” kata Irani.
Irani menambahkan, Lumba-lumba Teluk Persia ini juga punya kemampuan tarung saat muncul di permukaan. Kapal selam kelas Dolphin milik Iran ini juga diklaim punya kemampuan manuver guna menebar teror bagi kapal mana saja yang melintasi Selat Hormuz.

