Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Berpotensi Uji 7.000, Analis: “Buy on Weakness” Sejumlah Saham Ini

IHSG Berpotensi Uji 7.000, Analis: “Buy on Weakness” Sejumlah Saham Ini

Market Gusti Tetiro27 April 2026 / 07:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi trader sedang entry pembelian saham menggunakan platform sekuritas. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Pergerakan IHSG ditutup melemah tajam 3,38% ke level 7.129,49 pada Jumat (24/4/2026), memperpanjang tekanan sepanjang pekan di tengah sentimen global yang memburuk. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dunia mendorong investor global melakukan aksi risk-off, sehingga menekan pasar saham, termasuk Indonesia.

Pelemahan rupiah turut memperbesar tekanan terhadap pasar domestik. Di sisi teknikal, IHSG juga menunjukkan sinyal negatif setelah breakdown dari MA20, dengan indikator MACD yang menyempit dan berpotensi membentuk death cross. Kondisi ini membuka peluang koreksi lanjutan menuju area gap di sekitar 7.022 hingga uji level psikologis 7.000 pada awal pekan.

Phintraco Sekuritas menyebut tekanan tersebut masih berlanjut dalam jangka pendek. “Dengan kondisi ini, IHSG diperkirakan menguji level psikologis di 7.000,” tulisnya dalam riset.

Pelaku pasar saat ini cenderung menahan diri sambil mencermati agenda global, terutama pertemuan The Fed dalam FOMC pada 29 April 2026 yang diperkirakan menahan suku bunga di kisaran 3,5%–3,75%. Selain itu, rilis data ekonomi Amerika Serikat dan keputusan bank sentral utama dunia juga akan memengaruhi arah pergerakan pasar.

Di tengah tekanan tersebut, peluang tetap terbuka pada sejumlah saham. KB Valbury Sekuritas merekomendasikan strategi “buy on weakness” pada saham BBNI, BBTN, MEDC, AKRA, PTBA, serta ANTM.

“Strategi buy on weakness masih relevan di tengah volatilitas tinggi, dengan tetap memperhatikan level risiko,” tulis KB Valbury.

Dengan tekanan eksternal yang belum mereda dan sinyal teknikal yang masih lemah, IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada awal pekan, sehingga investor disarankan tetap selektif dalam mengambil posisi.

Baca Juga  Freeport dan Indonesia Perpanjangan Operasi Grasberg, Saham Pemerintah Akan Bertambah
headline IHSG Pasar Modal rekomendasi saham Saham
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Masyarakat
Next Article Tekuk Leeds United, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

20 Tahun Lumpur Sidoarjo, Pakar ITS Ungkap Dampak Serius terhadap Ekosistem Sungai Porong

Sasha Widiawati29 Mei 2026 / 21:12 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.