Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Terjebak Fase Lemah, Ini Penyebab dan Proyeksinya

IHSG Terjebak Fase Lemah, Ini Penyebab dan Proyeksinya

Market Gusti Tetiro23 April 2026 / 04:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Para investor pasar modal sedang berdiskusi tentang pilihan saham hari ini (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026), di tengah sentimen pembekuan review oleh MSCI Inc. dan keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).

Pada perdagangan Rabu (22/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,24% ke level 7.541,61. Secara year to date (ytd), indeks bahkan telah terkoreksi hingga 13,59%, mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar saham domestik.

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi melemah.

“Keputusan BI menahan suku bunga merupakan langkah pragmatis untuk menjaga rupiah dari capital outflow, namun di sisi lain membuat likuiditas domestik tetap ketat,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, arah IHSG dalam jangka pendek masih berada dalam tren bearish, seiring minimnya katalis positif dari aliran dana asing.

“Pembekuan rebalancing MSCI mematikan katalis inflow asing, sehingga rebound yang terjadi cenderung hanya bersifat teknikal dalam jangka pendek,” jelasnya.

Wafi memperkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran support 7.500 hingga 7.400, dengan resistance terdekat di level 7.650.

Memasuki bulan Mei yang identik dengan fenomena sell in May, potensi koreksi dinilai masih terbuka lebar.

“Ada potensi koreksi lanjutan karena kombinasi suku bunga yang tetap tinggi dan absennya rebalancing MSCI,” imbuhnya.

Meski demikian, peluang pembalikan arah tetap ada jika kondisi makroekonomi mulai menunjukkan perbaikan.

Dalam situasi pasar seperti ini, investor disarankan untuk mengedepankan strategi defensif.

“Hindari sektor yang sensitif terhadap suku bunga seperti properti dan teknologi. Investor bisa mencermati saham perbankan besar dan consumer goods untuk akumulasi,” tutupnya.

Baca Juga  IHSG Ngegas ke 7.102, Ini Rekomendasi Saham Sesi II
IHSG hari ini MSCI Indonesia strategi investasi saham suku bunga BI 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMendagri Bicara Bahaya Korupsi di Depan Para Kepala Daerah
Next Article BEI Nilai IHSG Tahan Tekanan Pasca Pengumuman MSCI

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

OJK Perketat Aturan Paylater, Multi Akun dan Batas Transaksi Bakal Dibatasi

Gusti Tetiro11 Mei 2026 / 07:28 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.