Jakarta (tutur.co.id) — Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 7.770 pada perdagangan pekan ini.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang resistance 7.700, pivot 7.600, dan support 7.500, dengan peluang penguatan terbuka seiring sentimen global yang mulai membaik.
Phintraco menyebut penguatan indeks di bursa Wall Street menjadi salah satu katalis utama, setelah munculnya kabar gencatan senjata di Timur Tengah serta pembukaan sementara Selat Hormuz oleh Iran.
“Koreksi harga minyak dan aksi korporasi emiten berpotensi menjadi faktor positif bagi pergerakan indeks pekan ini,” tulis Phintraco dalam risetnya.
Harga minyak global juga tercatat turun signifikan, dengan WTI terkoreksi hampir 12% ke level US$83 per barel dan Brent turun sekitar 9% ke kisaran US$90 per barel, meredakan kekhawatiran inflasi global.
Namun demikian, dinamika geopolitik masih menjadi faktor penentu arah pasar. Presiden Donald Trump menegaskan blokade terhadap Selat Hormuz tetap berlangsung hingga tercapai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Kondisi ini membuat ketidakpastian masih membayangi pasar, terlebih Iran kembali menutup Selat Hormuz kurang dari sehari setelah sempat dibuka.
Phintraco menilai prospek kesepakatan damai antara AS dan Iran akan terus menjadi sentimen dominan dalam jangka pendek, di tengah sinyal negosiasi yang mulai menguat namun masih diwarnai tensi politik.
Di sisi lain, investor juga mencermati sejumlah agenda ekonomi global, termasuk musim rilis kinerja keuangan kuartal I-2026 di Wall Street, serta data ekonomi Amerika Serikat seperti penjualan ritel dan aktivitas manufaktur.
Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada kebijakan bank sentral Asia, termasuk keputusan suku bunga oleh bank sentral China dan rilis data ekonomi Jepang.
Dari domestik, pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia serta data pertumbuhan kredit dan jumlah uang beredar (M2) yang akan dirilis dalam pekan ini.
Dengan kombinasi sentimen tersebut, Phintraco memperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas dan menguji area 7.700 hingga 7.720.
Seiring peluang tersebut, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi mencetak cuan, yakni MDKA, INTP, CLEO, WIIM, ULTJ, dan NCKL, yang dinilai memiliki katalis positif di tengah pergerakan pasar saat ini.

