Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Diet Tetap Makan Nasi? Ini Cara Aman Menurunkan Berat Badan Tanpa Harus Takut Karbohidrat

Diet Tetap Makan Nasi? Ini Cara Aman Menurunkan Berat Badan Tanpa Harus Takut Karbohidrat

Health Sasha Widiawati17 April 2026 / 09:12 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Banyak orang masih percaya bahwa nasi adalah “musuh utama” dalam program diet. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Dalam pola makan seimbang, nasi masih bisa dikonsumsi selama jumlah dan cara pengolahannya diperhatikan.

Kunci utama penurunan berat badan bukan pada menghilangkan nasi sepenuhnya, melainkan pada pengaturan asupan kalori harian atau defisit kalori. Artinya, kalori yang masuk harus lebih sedikit dibandingkan yang dibakar oleh tubuh.

Prinsip defisit kalori menjadi dasar dari hampir semua metode diet yang sehat. Selama kebutuhan energi harian tidak berlebihan, konsumsi nasi tetap diperbolehkan.

Dengan pendekatan ini, seseorang tidak perlu menghindari karbohidrat sepenuhnya. Justru, karbohidrat tetap dibutuhkan sebagai sumber energi utama agar tubuh tidak mudah lemas atau kehilangan fokus.

Salah satu langkah penting dalam diet adalah mengontrol porsi makan. Rekomendasi yang umum digunakan adalah membatasi nasi sekitar 3–5 sendok makan per porsi makan utama.

Selain itu, pola “isi piring sehat” juga dapat diterapkan, yaitu:

  • Setengah piring diisi sayuran
  • Seperempat piring diisi protein
  • Seperempat piring diisi nasi atau karbohidrat

Pendekatan ini membantu menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus mengontrol kalori harian.

Mengonsumsi nasi sebaiknya tidak dilakukan secara tunggal. Kombinasikan dengan sumber protein seperti telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, atau tempe.

Tambahkan juga sayuran berserat tinggi untuk membantu memperlambat penyerapan gula dari karbohidrat. Kombinasi ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga kestabilan energi sepanjang hari.

Nasi putih memiliki indeks glikemik yang relatif tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat memicu lonjakan gula darah yang berpotensi menghambat proses penurunan berat badan.

Karena itu, pengurangan porsi atau frekuensi konsumsi nasi putih menjadi langkah yang lebih bijak dalam program diet.

Baca Juga  Ini Dampak Kebiasaan Menumpuk Barang bagi Anak

Selain porsi, metode memasak juga memengaruhi total kalori makanan. Hindari olahan nasi yang menggunakan banyak minyak atau santan seperti nasi goreng dan nasi uduk.

Sebagai gantinya, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti dikukus atau direbus untuk menjaga kualitas nutrisi dan menghindari tambahan kalori berlebih.

Jika ingin variasi, nasi putih dapat diganti dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, nasi hitam, ubi, kentang, atau roti gandum utuh.

Jenis karbohidrat ini mengandung serat lebih tinggi, membantu menjaga gula darah lebih stabil, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Menghilangkan karbohidrat secara total bukanlah strategi diet yang dianjurkan. Kondisi ini justru dapat menyebabkan tubuh lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.

Ahli kesehatan menyarankan untuk tetap mengonsumsi karbohidrat, namun memilih sumber yang lebih sehat dan mengatur porsinya dengan tepat.

Diet tidak harus berarti berhenti makan nasi. Dengan pengaturan porsi, pemilihan jenis karbohidrat, serta kombinasi makanan yang tepat, nasi tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.

Perubahan pola makan secara bertahap dan seimbang jauh lebih efektif dibandingkan menghilangkan satu jenis makanan secara ekstrem. Untuk hasil terbaik, konsultasi dengan ahli gizi atau tenaga kesehatan tetap dianjurkan agar program diet lebih aman dan sesuai kebutuhan tubuh. (sas)

cara diet tanpa nasi defisit kalori diet sehat makan nasi saat diet
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWaspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect
Next Article Gresik Phonska Plus Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Prabowo Teken Perpres Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 persen

Ahmad Nuryaman01 Mei 2026 / 11:33 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.