Sitaro, Sulawesi Utara (tutur.co.id) – Basarnas Sulawesi Utara resmi memperpanjang operasi pencarian dua korban banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Perpanjangan dilakukan meski operasi telah memasuki hari ke-7 sesuai SOP.
Kepala Kantor Basarnas Sulut, George Mercy Randang, menyampaikan keputusan ini diambil atas permintaan pemerintah daerah yang masih menetapkan status tanggap darurat serta hasil koordinasi dengan Basarnas pusat.
Dalam perpanjangan operasi, Tim SAR Gabungan akan memfokuskan pencarian di titik LKP rumah korban dan wilayah pesisir Kepulauan Siau. Basarnas juga mengajak masyarakat dan keluarga korban untuk terus mendoakan agar korban segera ditemukan.
