Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Siap Hadapi Tekanan Anfield, Enrique: PSG Datang Bukan Sekadar Bertahan

Siap Hadapi Tekanan Anfield, Enrique: PSG Datang Bukan Sekadar Bertahan

Sepakbola Deba Salamah15 April 2026 / 00:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique. (PSG)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Liverpool (Tutur.co.id) – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memastikan timnya siap menghadapi tekanan besar saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, Rabu (15/4/2026) pukul 02.00 WIB.

Datang dengan keunggulan agregat 2-0, PSG berada di posisi lebih menguntungkan. Namun, Enrique menolak menganggap hasil tersebut sebagai jaminan lolos. Ia justru menilai pertandingan di Anfield akan berjalan sangat ketat dan penuh tekanan, mengingat kekuatan Liverpool saat bermain di kandang.

“Kami tahu akan ada momen-momen sulit. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat ketat,” ujar Enrique.

Pelatih asal Spanyol itu mengingatkan bahwa dalam sepak bola modern, situasi bisa berubah dalam waktu singkat. Ia menilai keunggulan dua gol bisa dengan cepat tergerus jika timnya lengah, terutama menghadapi atmosfer Anfield yang dikenal mampu mengangkat performa tuan rumah.

“Dalam lima menit, Anda bisa mencetak dua gol atau justru kebobolan dua gol. Kami harus fokus sejak awal,” katanya.

Laga ini juga menjadi kunjungan kedua PSG ke Anfield dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Pada pertemuan sebelumnya di babak 16 besar musim lalu, PSG berhasil lolos secara dramatis setelah menang adu penalti, usai agregat imbang 1-1.

Meski memiliki kenangan positif, Enrique menegaskan bahwa pendekatan timnya tidak akan berubah. Ia menolak strategi bertahan total dan menegaskan PSG tetap akan bermain untuk menang.

“Kami memiliki pola pikir yang sama seperti tahun lalu. Kami datang untuk memenangkan pertandingan, bukan sekadar bertahan,” ujarnya.

Dengan keunggulan agregat di tangan, PSG hanya membutuhkan hasil imbang untuk melangkah ke semifinal. Namun, menghadapi Liverpool di Anfield, Enrique memahami bahwa ujian sesungguhnya bukan hanya soal skor, melainkan kemampuan menjaga konsistensi dan mentalitas di tengah tekanan tinggi.

Baca Juga  Rashford Masuk Radar Arsenal di Tengah Ketidakpastian di MU
Anfield Liga Champions Liverpool Luis Enrique Paris Saint-Germain Sepak Bola Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBarcelona Butuh Keajaiban di Metropolitano, Flick: Kami Bisa Melakukannya
Next Article “PTN Terlalu Rakus!” Didik Rachbini Desak DPR Audit dan Batasi Kuota Mahasiswa Negeri

Berita Lainnya

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB

Messi Balas Tudingan Dibantu Wasit: Kami Juara karena Kualitas, Bukan Bantuan FIFA

16 Juli 2026 / 13:00 WIB

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

16 Juli 2026 / 11:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

Deba Salamah16 Juli 2026 / 11:00 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.