Islamabad (tutur.co.id) – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J. D. Vance bertemu di Islamabad, Pakistan pada Sabtu 11 April 2026. Keduanya akhirnya berjabat tangan.
Dilansir dari New York Times, delegasi Iran dan AS telah bertemu untuk membicarakan perdamaian setelah pecahnya perang Iran sejak akhir Februari lalu. Meski belum menemukan terobosan diplomatik yang signifikan, namun pertemuan dikabarkan berlangsung tenang dan kedua perwakilan saling berjabat tangan.
Delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad Bagher Ghalibaf, yang didampingi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.
Sementara itu, Vance memimpin delegasi AS, bersama dua utusan khusus Presiden AS Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner.
Sebelumnya pada Rabu 8 April 2026, Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan telah tercapai dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.
Abbas Araghchi pun mengumumkan pembukaan Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20 persen dari pasokan minyak, produk petroleum, dan LNG dunia.

