Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Tudingan Makar kepada Pengamat, Tanda Kepanikan Istana

Tudingan Makar kepada Pengamat, Tanda Kepanikan Istana

Politik Toto Pribadi05 April 2026 / 10:37 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengamat politik Ray Rangkuti (Foto: Tutur/Wikipedia)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Pernyataan Saiful Mujani, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), dalam sebuah acara halal bihalal pengamat menjadi trending dalam beberapa hari ini. Ajakan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto jika tak mau mendengar kritik langsung ditanggapi beberapa pihak sebagai tindakan makar.

Tanggapan dari beberapa pihak termasuk dari lingkaran istana yang menuding pernyataan Mujani itu sebagai Tindakan makar sangat disesalkan pengamat politik Ray Rangkuti. Menurutnya, pernyataann Mujani tersebut sejatinya buah dari pernyataan Presiden Prabowo yang ingin menertibkan para pengamat.

“Sangat disesalkan, kata-kata yang terasa memangkas kebebasan bersuara terus bermunculan dari lingkungan istana. Sebelumnya, presiden sendiri menyebut akan menertibkan para pengamat, orang-orang sebagai antek asing, kini, kata makar mulai disematkan kepada pengamat,” kata Ray Rangkuti kepada redaksi, Minggu 5 April 2026.

Masih menurut Ray Rangkuti, dua rangkaian yang entah terjadi secara kebetulan atau memang kerja sistemik, tudingan makar tentu sangat disayangkan. “Sekarang kata makar mulai dpergunakan pada sebuah pidato. Apakah ini salah satu bentuk dari penertiban itu?” lanjut Ray Rangkuti.

Tentu saja, lanjut Ray Rangkuti, pihak istanalah yang paling tahu apakah penyematan kata makar pada pidato pengamat itu bagian dari rangkaian penertiban itu atau tidak. Sebagaimana juga, hanya istana yang tahu, apakah pernyematan kata makar itu atas sepengetahuan presiden atau hanya inisiatif personal para staf beliau.

“Apakah presiden bermaksud menyetarakan kata penertiban dengan makar. Jika tidak, maka sudah semestinya presiden menertibkan para pembantunya terlebih dahulu agar tidak menyebar narasi ketakutan baru yang dapat menggerus popularitas dan kesukaan publik atasnya,” tambah Ray Rangkuti.

Dalam kesempatan ini, Ray Rangkuti juga menilai sikap berlebihan di lingkaran istana dalam menanggapi setiap kritikan ini sebagai bentuk kepanikan atau bentuk rasa tak percaya diri.

Baca Juga  Barcelona Resmi Perpanjang Kontrak Hansi Flick hingga 2028

“Biasanya, kata makar diumbar justru menandakan ada kepanikan dan kebingugan di lingkungan istana. Tanda rasa percaya diri menurun, dan kekuasaan mulai kehilangan sentuhan persuasi,” pungkas Ray Rangkuti.

headline makar penertiban pengamat Presiden Prabowo Subianto ray rangkuti Saiful Mujani Research and Consulting
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSinopsis Dilan ITB 1997, Kisah Cinta dan Gejolak Reformasi Siap Tayang April 2026
Next Article Southampton Singkirkan Arsenal dari Piala FA 2025/2026

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dua Kali Dihantam Banjir, Jalan Peureulak–Lokop di Aceh Kini Nyaris Terbuka Kembali

Alpin Pulungan11 Januari 2026 / 18:59 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.