Barcelona (tutur.co.id) – FC Barcelona memastikan tiket ke perempat final Liga Champions UEFA setelah membantai Newcastle United FC dengan skor telak 7-2 pada leg kedua babak 16 besar, Kamis (19/3) dini hari WIB.
Bermain di Camp Nou, Blaugrana menutup laga dengan agregat 8-3, sekaligus menunjukkan dominasi atas wakil Premier League tersebut.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Raphinha membawa Barcelona unggul cepat, namun Newcastle merespons lewat performa impresif Anthony Elanga.
Elanga mencetak dua gol dalam rentang 13 menit—catatan yang cukup mengejutkan mengingat ia sebelumnya belum mencetak gol dalam puluhan pertandingan musim ini.
Barcelona sempat dua kali unggul, namun Newcastle mampu menyamakan skor hingga 2-2. Momentum berubah saat Lamine Yamal mencetak gol penalti di akhir babak pertama, membuat tuan rumah unggul 3-2 saat turun minum.
Babak Kedua Jadi Milik Barcelona
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil jauh lebih efektif dan disiplin. Tim asuhan pelatih mereka langsung mencetak empat gol tambahan tanpa balas.
Gol-gol tersebut lahir dari Fermín López, Robert Lewandowski (dua gol cepat), dan Raphinha yang sukses menutup pesta gol,
Serangan intens dan kesalahan lini belakang Newcastle menjadi faktor utama kejatuhan tim tamu di babak kedua.
Rekor dan Statistik Menarik
Kemenangan ini mencatat sejumlah fakta penting:
- 7 gol Barcelona menyamai rekor mereka di fase gugur Liga Champions (terakhir vs Bayer Leverkusen 2011/2012)
- Newcastle kebobolan 7 gol, menyamai rekor terburuk klub Inggris di kompetisi UEFA
- Barcelona unggul agregat 8-3 setelah bermain imbang di leg pertama
Dominasi LaLiga atas Premier League semakin terlihat, menyusul kemenangan Real Madrid CF atas Manchester City FC sehari sebelumnya
Momentum Berubah di Gol Yamal
Gol penalti Lamine Yamal di akhir babak pertama menjadi titik balik pertandingan. Pemain muda tersebut kembali menunjukkan peran krusial, setelah juga berkontribusi penting di leg pertama.
Keunggulan psikologis tersebut membuat Barcelona tampil lebih percaya diri dan tak terbendung di paruh kedua laga.
Newcastle United FC sebenarnya sempat memberi perlawanan sengit di babak pertama. Namun, kesalahan individu dan rapuhnya lini pertahanan membuat mereka kesulitan mengimbangi intensitas permainan Barcelona.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Newcastle di Liga Champions musim ini.
Menanti Lawan di Perempat Final
Barcelona kini menanti lawan di babak perempat final, dengan potensi menghadapi pemenang laga antara Atlético Madrid dan Tottenham Hotspur FC.
Dengan performa ofensif yang tajam dan kedalaman skuad yang solid, Barcelona menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah lebih jauh di kompetisi musim ini.
Kemenangan telak ini menegaskan kualitas FC Barcelona sebagai kekuatan utama di Eropa.
Sementara itu, Newcastle United FC harus melakukan evaluasi menyeluruh, terutama di sektor pertahanan, setelah kekalahan besar yang menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah klub di kompetisi Eropa. (sas)

